banner 400x130

Pemprov Jatim dan Saint Petersburg Kembangkan Pembangunan Kapal Super Cepat

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama tamunya dari Rusia di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (12/6/2026)

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Saint Petersburg yang dipimpin Ketua Majelis Legislatif Saint Petersburg, Aleksandr Belsky, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (12/6/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut, dibahas sejumlah peluang kerja sama antara Provinsi Jawa Timur dan Saint Petersburg.

Selain pengembangan kapal cepat, kerja sama mencakup perluasan ekosistem digital. Lalu teknologi informasi, keamanan siber, serta kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Gubernur Khofifah mengatakan salah satu agenda strategis yang dibahas adalah pengembangan industri perkapalan, khususnya pembangunan kapal cepat. Menurutnya, kerja sama tersebut memiliki prospek besar bagi Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Persiapan pembangunan industri perkapalan, terutama kapal cepat, menjadi salah satu pembahasan penting. Sebelumnya juga telah dilakukan studi pendahuluan sehingga kami optimistis program ini akan memberikan manfaat besar bagi wilayah kepulauan seperti Indonesia,” ujar Khofifah.

“Kerja sama ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Jawa Timur. Kami juga diminta menyiapkan langkah-langkah yang lebih spesifik untuk merealisasikannya,” tambahnya.

Khofifah menuturkan, bidang teknologi digital juga menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut. Menurutnya, pengembangan teknologi digital telah lama menjadi salah satu fokus di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Sementara itu, Rektor ITS, Bambang Pramujati, menjelaskan ITS telah memulai kerja sama dengan Saint Petersburg melalui perusahaan sebuah perusahaan sebagai operator kapal. Di sisi lain, ITS menggandeng galangan kapal BTS (Bintang Timur Surabaya) untuk mendukung pembangunan kapal cepat.

Menurut Bambang, kerja sama tersebut mencakup transfer teknologi dalam pembangunan kapal cepat. Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia.

“ITS akan membangun kapal cepat melalui skema transfer teknologi. Proyek ini akan menjadi terobosan besar bagi industri perkapalan nasional dan berpotensi menjadi yang pertama di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kapal tersebut memiliki kecepatan hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan armada kapal konvensional. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan konektivitas antar daerah, termasuk rute Jawa Timur–Bali.

“Pasarnya tidak hanya Indonesia, tetapi juga pasar internasional. Dalam waktu dekat kami juga akan menandatangani social agreement sebagai tindak lanjut kerja sama ini,” katanya.

Di sisi lain, Aleksandr Belsky menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menilai kerja sama yang dibangun antara Saint Petersburg dan Jawa Timur memiliki prospek yang sangat besar, terutama melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, Surabaya sebagai kota pelabuhan terbesar di Indonesia memiliki potensi strategis untuk mendukung berbagai proyek kerja sama yang akan dikembangkan bersama.

“Kerja sama ini semakin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia. Kami optimistis berbagai proyek yang direncanakan dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi kedua pihak,” ujar Belsky.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Rusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan teknologi di kedua wilayah. (*)

Penulis: Hidayati FirliEditor: Amin