banner 400x130
Jember  

Cuaca Cerah Dongkrak Rendemen Gula pada Musim Tebang Giling HGU Spada Nogosari

Perkebunan HGU Spada Nogosari

JEMBER – Musim tebang giling tebu tahun 2026 di lahan HGU Spada, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, berjalan lancar. Kondisi cuaca yang cerah menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran proses panen dan pengiriman tebu ke Pabrik Gula (PG) Semboro.

Hal tersebut disampaikan Sudaryanto, salah seorang pegawai PG Semboro, saat ditemui di sekitar wilayah Desa Nogosari, Jumat (12/6/2026).

Menurut Sudaryanto, pada musim giling tahun ini lahan HGU Spada Nogosari mampu menghasilkan sekitar 30 truk tebu per hari untuk dikirim ke pabrik.

“Didukung cuaca yang cerah, setiap hari kebun HGU Spada Nogosari dapat mengeluarkan sekitar 30 truk tebu untuk digiling,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini proses tebang tebu melibatkan sekitar 100 pekerja.

Saat dikonfirmasi mengenai durasi pekerjaan di lahan HGU seluas kurang lebih 360 hektare tersebut, Sudaryanto mengatakan bahwa proses tebang giling diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat bulan.

“Untuk menyelesaikan pekerjaan tebang tebu giling di HGU Spada Nogosari dibutuhkan waktu sekitar empat bulan,” jelasnya.

Ia berharap kondisi cuaca tetap mendukung sehingga pekerjaan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

“Semoga cuaca selama musim tebang giling ini tetap baik sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target,” katanya.

Menurut pria berusia 50 tahun yang telah lama bekerja di PG Semboro itu, cuaca cerah juga berpengaruh terhadap tingkat rendemen gula yang dihasilkan.

“Jika cuaca cerah, rendemen gula dari hasil panen bisa lebih baik,” ungkapnya.

Diketahui, dalam beberapa tahun terakhir pengelolaan produksi gula di wilayah HGU Spada Nogosari yang memasok bahan baku ke PG Semboro berada di bawah pengelolaan PT Sinergitas Gula Nusantara (SGN). (*)

Penulis: Sugito