banner 400x130

Pemprov Jatim Sokong Anggaran dan Jejaring Internasional agar JFC Masuk Kalender Wisata Dunia

Caption Foto: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 di Jember. Pemprov Jatim menyatakan komitmen mendukung penguatan anggaran, infrastruktur, konektivitas, dan jejaring internasional agar JFC dapat menembus kalender pariwisata dunia. Foto: Istimewa.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan komitmen penuh untuk mendukung Jember Fashion Carnaval (JFC) agar mampu menembus kalender pariwisata dunia. Dukungan tersebut mencakup penguatan anggaran, infrastruktur, konektivitas transportasi, hingga perluasan jejaring internasional.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan JFC memiliki potensi besar sebagai agenda pariwisata bertaraf internasional karena telah menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurutnya, langkah strategis perlu dilakukan agar kualitas penyelenggaraan terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat global.

Salah satu upaya yang didorong adalah penguatan rute penerbangan Jember–Bali sebagai pintu masuk utama wisatawan asing. Emil menjelaskan, Bali dapat menjadi gerbang internasional yang menghubungkan wisatawan dengan destinasi unggulan di Jawa Timur, termasuk JFC.

“Gateway menuju ke luar negeri yang paling dekat adalah Bali. Karena itu, penerbangan Jember–Bali terus kita rintis,” ujar Emil saat menghadiri JFC 2026.

Untuk menjaga keberlanjutan rute tersebut, Pemprov Jatim mendorong kolaborasi pendanaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

Optimalisasi penerbangan juga diharapkan dapat difokuskan pada masa penyelenggaraan JFC.
Selain itu, Emil mengapresiasi masuknya JFC dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

Jika terbuka peluang menuju kalender event dunia, Pemprov Jatim siap memfasilitasi perluasan jejaring internasional, termasuk menghadirkan penampil mancanegara serta memanfaatkan kerja sama akademik perguruan tinggi di Jawa Timur dengan institusi fashion di Tiongkok, Hong Kong, dan Taiwan.

Sementara itu, Presiden JFC Budi Setiawan optimistis talenta muda JFC mampu menghasilkan karya-karya terbaik yang membanggakan Indonesia di panggung dunia.

Namun, ia menegaskan keberhasilan menuju level internasional juga membutuhkan dukungan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur dan pelayanan berstandar global bagi wisatawan mancanegara. (*)

Penulis: Sugito