MOJOKERTO –Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto (Diskopum), menggelar pelatihan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Upaya ini untuk memaksimalkan inovasi serta pemanfaatan potensi desa masing-masing guna mendongkrak penghasilan.
Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian, saat membuka pelatihan di Aula Dinas Pendidikan Kab. Mojokerto itu yang diikuti pengurus Koperasi Merah Putih yang menyebar di 300 desa di Kabb. Mojokerto menekankan agar para pengurus KDKMP fokus pada pemaksimalan inovasi serta pemanfaatan potensi desa masing-masing guna memaksimalkan penghasilan..
Wabup Mojokerto menegaskan Inovasi yang dimaksud salah satunya dengan kolaborasi antara KMP (Koperasi Merah Putih) dengan badan usaha di bidang pariwisata desa setempat. Ia mencontohkan dengan penggunaan promosi voucher wisata yang bisa didapat calon pelanggan apabila bertransaksi di gerai KMP tersebut.
“Sejumlah pengelola desa wisata di wilayah Pacet dan Trawas siap memberikan voucher wisata gratis pada pembeli yang berbelanja dengan nominal tertentu pada gerai KMP wilayah desanya atau KMP terdekat,” beber Mas Wabub, panggilan akrab Bupati Mojokerto, dikonfirmasi Jum at (26/6/2026).
Sedangkan contoh inovasi lain, lanjut Mas Wabup itu juga memberikan peluang menjadi pemasok bahan baku dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
Selain memberikan arahan dan contoh, Mas Wabup juga mengingatkan agar para pengurus KMP yang hadir tidak lupa untuk melakukan koordinasi dengan Diskopum (Dinas Koperasi & Usaha Mikro) Kab. Mojokerto serta PT. AON (Agrinas Pangan Nusantara), selaku operator awal program KDKMP di seluruh Indonesia. Koordinasi tersebut untuk menghindari tumpang tindih dan bias kegiatan.
“Silahkan para pengurus untuk melaksanakan unit-unit usaha sesuai dengan potensi masing-masing desa, dibawah koordinasi, pembinaan dan pengawasan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan bias kegiatan dengan yang dilakukan oleh Pt. Agrinas Pangan Nusantara,”Pungkas Mas Wabup.
Secara terpisah Kepala Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Abdulloh Muhtar menambahkan bahwa pelatihan Pengurus KMP se Kab. Mojokerto bertujuan untuk memberikan pengetahuan mendalam kepada pengurus, khususnya pada para pengurus yang masih awam dengan kegiatan koperasi dan jual-beli di ranah mikro atau desa.
“Teman-teman yang ada di KMP ini harus mempunyai skill dasar karena memang ini kan hal yang baru untuk mereka semuanya, pelatihan ini memberi wawasan yang lebih karena memang nanti beliau-beliaunya yang di sini akan bertemu secara langsung sama pelanggan, jadi harus bisa menerangkan lebih,”tukas Muhtar .(*)







