banner 400x130

Abdul Ghoni Apresiasi Rencana Pemkot Surabaya Jadikan Buku “Bung Karno: Aku Arek Suroboyo” sebagai Materi Pembelajaran

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am

SURABAYA – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memasukkan buku “Bung Karno: Aku Arek Suroboyo” sebagai materi pembelajaran bagi siswa SD dan SMP menuai apresiasi dari kalangan DPRD Surabaya. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk menanamkan semangat kebangsaan sekaligus memperkuat pemahaman sejarah di kalangan generasi muda.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan tersebut. Menurutnya, dunia pendidikan menjadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada para pelajar sejak usia dini.

“Generasi muda perlu memahami siapa Bung Karno, bagaimana perjuangannya membangun bangsa, serta nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskannya. Karena itu, rencana menjadikan buku tersebut sebagai materi pembelajaran merupakan langkah yang sangat positif,” kata Abdul Ghoni, Jumat (26/6/2026).

Ia menegaskan, Bung Karno bukan hanya dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan, tetapi juga tokoh yang meletakkan fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu, pemikiran dan keteladanannya patut terus dikenalkan kepada generasi penerus melalui jalur pendidikan.

Menurut Abdul Ghoni, kehadiran buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo di sekolah diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual dan mudah dipahami siswa, terutama karena mengangkat kedekatan Bung Karno dengan Kota Surabaya.

“Kami di Komisi D tentu mendukung penuh langkah Pemkot Surabaya. Ini merupakan ikhtiar untuk membumikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi muda agar tidak melupakan sejarah bangsanya,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan rencana tersebut saat peluncuran buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo di Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda Surabaya, Kamis (25/6/2026). Pemkot berharap buku tersebut dapat menjadi media pembelajaran yang memperkuat karakter kebangsaan sekaligus memperdalam pemahaman siswa terhadap sejarah nasional.

Dukungan juga datang dari Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno. Menurutnya, buku tersebut menjadi sarana yang dapat membantu generasi muda mengenal perjalanan hidup Bung Karno yang lahir di Kota Surabaya.

“Buku ini menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk memahami perjalanan sejarah Bung Karno sejak dilahirkan di Kota Surabaya,” ujar Puti.

Sementara itu, Guru Besar Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga, Prof. Purnawan Basundoro, menilai pengenalan tokoh Bung Karno sebenarnya telah menjadi bagian dari pelajaran sejarah di sekolah. Namun, tantangan yang dihadapi selama ini adalah bagaimana membuat pembelajaran sejarah lebih menarik bagi siswa.

Menurutnya, keberadaan buku tersebut dapat menjadi media pendukung yang membuat proses belajar sejarah lebih hidup sehingga mampu meningkatkan ketertarikan pelajar untuk mengenal lebih dalam perjuangan Bung Karno dan sejarah bangsa Indonesia. (*)

Penulis: Fahrizal ArnasEditor: Amin