banner 400x130

Bupati Albarra Sinergikan TPP P3MD Perkuat Pembangunan Desa

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra pada kegiatan Sinergitas Program Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama TPP P3MD Tahun 2026 di DenBei Kec. Pungging-Mojokerto.

MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra sinkronkan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dengan TPP P3MD (Tenaga Pendamping Profesional Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa) . Langkah ini guna memperkuat pembangunan pada ranah desa agar tepat sasaran dan berkualitas.

Menurut Gus Barra panggilan akrab Bupati Mojokerto, pembangunan desa memiliki pengaruh langsung terhadap pencapaian pembangunan Kabupaten Mojokerto. Karena itu, para pendamping diharapkan memahami arah pembangunan daerah serta membantu pemerintah desa dalam menyusun perencanaan yang tepat sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan desa memiliki pengaruh langsung terhadap pencapaian pembangunan Kabupaten Mojokerto, karena itu, saya berharap para pendamping memahami arah pembangunan daerah dan mampu membantu pemerintah desa menyusun perencanaan yang tepat, mendorong partisipasi masyarakat, memperkuat tata kelola, serta memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat,”tegas Gus Barra pada giat yang dilaksanakan di DenBei Kecamatan Pungging-Mojokerto. Rabu (12/8/2026).

Demi, Gus Barra menyampaikan untuk memaksimalkan pembangunan desa terkait pentingnya pengembangan potensi ekonomi desa di tengah persaingan ekonomi global. Ia mendorong penguatan UMKM, koperasi, BUM Desa, dan BUM Desa Bersama sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing serta menciptakan ruang ekonomi yang cukup bagi masyarakat desa.

“Saya ingin potensi desa dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”pinta Gus Barra.

Gus Barra membeberkan beberapa arahan pemerintah pusat/nasional. Arahan tersebut antara lain, menjaga disiplin fiskal, meningkatkan efisiensi anggaran, memperkuat ketahanan pangan lokal, menjaga iklim investasi, mempercepat digitalisasi pemerintahan, hingga memastikan perlindungan sosial tepat sasaran.

Mengenai arahan pemerintah nasional di atas, bupati kembali mengingatkan pada para pengurus dan anggota TPP P3MD tentang betapa pentingnya peran yang diemban demi kebaikan masyarakat.

“Arahan tersebut (pemerintah nasional) perlu dikawal sampai tingkat desa, karena itu, tenaga pendamping profesional memiliki peran penting dalam menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di lapangan, saudara harus memahami kebijakan daerah sekaligus kondisi desa,”pungkas Bupati Mojokerto..

Pada kegiatan tersebut tampak hadir mendampingi bupati, Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto Tatang Mahendrata, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sugeng Nuryadi, dan Para Camat Se-Kabupaten Mojokerto.

Hadir pula instansi terkait seperti Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Mojokerto,Para Pendamping Desa Dan Pendamping Lokal Desa, serta seluruh Tenaga Pendamping Profesional Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa Kabupaten Mojokerto. (*)

Penulis: Gatot Sugianto