banner 400x130

Khofifah Tutup PKN II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

SURABAYA, WartaTransparansi.com – Gubernur Jawa Timur menegaskan pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan inovatif dalam meningkatkan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik. Penegasan itu disampaikan saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan II Tahun 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (2/7).

Menurut Khofifah, pemimpin birokrasi tidak cukup hanya menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan, memahami kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pelayanan publik.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi yang kembali mempercayakan penyelenggaraan PKN Tingkat II kepada BPSDM Jawa Timur. Kepercayaan tersebut, kata Khofifah, menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengembangan kompetensi aparatur sipil negara.

Sebanyak 60 peserta dari kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota di berbagai daerah dinyatakan telah menyelesaikan program pembelajaran selama sekitar empat bulan melalui metode blended learning. Khofifah menilai keberagaman peserta memperkuat jejaring kepemimpinan nasional dan mendorong kolaborasi antardaerah.

Ia menegaskan keberhasilan birokrasi diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, kepemimpinan adaptif juga menjadi syarat penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.

Khofifah turut memaparkan sejumlah capaian Jawa Timur, di antaranya pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 sebesar 5,96 persen, tingkat pengangguran terbuka Februari 2026 sebesar 3,55 persen, serta berbagai inovasi layanan digital seperti TRANS JATIM AJAIB 2.0, JOSS GANDOS, dan MAJADIGI.

Ia menekankan implementasi proyek perubahan yang disusun peserta selama PKN II menjadi ukuran keberhasilan program.

“Mahkota PKN II adalah ketika proyek perubahan itu benar-benar diimplementasikan,” tegasnya.
Khofifah berharap seluruh peserta mampu menjadi pemimpin yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik di instansi masing-masing.

Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi gaya koran yang lebih padat (250–300 kata) atau versi media online dengan lead yang lebih kuat dan ramah SEO. (*)

Penulis: Amin Istighfarin