PACITAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan 100 paket bantuan gizi bagi ibu hamil dan balita di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (22/10). Bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Dinas Kesehatan Jatim tersebut menyasar 10 ibu hamil dan 90 balita untuk mendukung pemenuhan gizi dan mencegah stunting sejak dini.
Paket bantuan berisi telur, minyak goreng, susu, tepung, kacang hijau, dan beras. Kegiatan tersebut juga diisi edukasi mengenai perawatan bayi, pentingnya pemberian ASI, pemenuhan gizi ibu menyusui, serta langkah pencegahan stunting.
Khofifah mengatakan, pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi ibu dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Setelah bayi lahir, pemenuhan gizi perlu dilanjutkan dengan pemberian ASI dan makanan pendamping ASI (MPASI) sesuai usia anak.
“Pencegahan stunting jangan menunggu sampai anak lahir. Sejak hamil, gizi dan kesehatan ibu harus diperhatikan. Setelah bayi lahir, pemberian ASI dan pemenuhan gizinya juga harus dijaga,” ujar Khofifah.
Menurutnya, bantuan pangan perlu disertai edukasi agar ibu memahami kebutuhan gizi serta pola pengasuhan dan pemberian makanan yang sesuai dengan tahapan usia anak.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jawa Timur mencapai 14,7 persen, turun dari 17,7 persen pada 2023. Angka tersebut berada di bawah prevalensi nasional sebesar 19,8 persen pada 2024.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan prevalensi stunting turun menjadi 12 persen pada 2029, sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Khofifah menegaskan, pencapaian target tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, Baznas, dan keluarga. Upaya pencegahan meliputi pemenuhan gizi ibu hamil, pencegahan anemia, pendampingan ibu menyusui, serta pemantauan pertumbuhan balita secara berkelanjutan.
Salah seorang penerima bantuan, Nadia, mengaku terbantu dengan paket pangan dan edukasi yang diberikan. Ibu yang hadir bersama anaknya berusia tujuh bulan itu mengatakan, informasi mengenai perawatan bayi dan pemenuhan gizi menjadi bekal untuk mendukung pertumbuhan anaknya.
Penerima lainnya, Sonya, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan ibu dan anak di Kabupaten Pacitan. (*)





