banner 400x130

Pemkot Surabaya Prioritaskan Perluasan RPH Pegirian, Daya Tampung Sapi Bakal Meningkat Tiga Kali Lipat

SURABAYA, WartaTransparansi.com  – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mematangkan rencana pengembangan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian melalui penambahan kapasitas kandang sapi. Program tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha pemotongan hewan sekaligus mendukung operasional RPH yang lebih optimal.

Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Harindrayana, mengungkapkan bahwa perluasan fasilitas akan memanfaatkan lahan kosong milik kelurahan yang selama ini belum dimanfaatkan.

Menurutnya, sekitar 5.000 meter persegi lahan tambahan dibutuhkan untuk membangun kandang baru yang akan memperbesar kapasitas penampungan sapi.

“Menurut estimasi awal, dibutuhkan tambahan lahan sekitar 5.000 meter persegi untuk merealisasikan pembangunan fasilitas baru ini. Pembangunan tersebut nantinya akan difokuskan pada pembangunan kandang sapi baru guna meningkatkan daya tampung,” kata Harindrayana kepada media, Rabu (15/7/2026).

Saat ini, kapasitas kandang di RPH Pegirian hanya mampu menampung sekitar 50 ekor sapi setiap malam. Dengan adanya pengembangan tersebut, kapasitas ditargetkan meningkat menjadi 159 ekor sapi per malam.

Harindrayana menjelaskan, target tersebut merupakan hasil pembahasan bersama Wali Kota Surabaya. Meski sebelumnya sempat muncul usulan agar kapasitas ditingkatkan hingga 500 ekor, pemerintah memilih angka yang dinilai lebih realistis sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.

Pembangunan kandang baru dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun anggaran mendatang. Proyek ini telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan dan direncanakan dibiayai melalui alokasi anggaran pemerintah daerah.

“Proyek perluasan kandang sapi ini direncanakan berjalan menggunakan pos anggaran tahun depan. Proyek ini juga telah masuk ke dalam daftar prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, proyek tersebut diproyeksikan mendapat dukungan pendanaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang diperkirakan mencapai sekitar Rp516 juta.

Keberadaan kandang baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan di RPH Pegirian yang setiap hari melayani aktivitas pemotongan hewan, terutama pada malam hingga dini hari. Selain menambah kapasitas, fasilitas baru juga diharapkan menciptakan proses penanganan ternak yang lebih tertib, higienis, dan nyaman bagi para mitra jagal.

“Dengan adanya perluasan ini, RPH Pegirian diharapkan dapat memfasilitasi aktivitas pemotongan hewan yang mayoritas berlangsung aktif pada malam hingga subuh hari secara lebih higienis, tertata, dan berkapasitas memadai,” pungkas Harindrayana.

Dengan pengembangan tersebut, Pemkot Surabaya berharap RPH Pegirian mampu menjawab peningkatan kebutuhan layanan pemotongan hewan sekaligus memperkuat standar keamanan pangan dan kesehatan masyarakat di Kota Pahlawan. (*)

Penulis: Fahrizal Arnas