SURABAYA, WartaTransparansi.com – Gelombang dukungan terhadap mantan Lurah Tambak Wedi, Fian, terus mengalir. Setelah Ketua RT, Ketua RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) menyampaikan keberatan atas mutasi yang diterimanya, kini warga dari sejumlah RW juga angkat bicara.
Mereka menilai Fian merupakan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat, responsif, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan warga.
Menurut warga, selama memimpin Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Fian dikenal tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga aktif turun langsung menemui masyarakat untuk mencari solusi atas berbagai persoalan.
Yanto, warga RW 02 Tambak Wedi, mengaku pernah menyaksikan sendiri bagaimana Fian berhasil menyelesaikan sengketa tanah antarwarga melalui pendekatan musyawarah.
“Saya pernah menyaksikan langsung ketika ada dua pihak berseteru terkait permasalahan tanah. Pak Fian dengan sabar mendamaikan dan mencarikan solusi terbaik yang akhirnya disepakati oleh kedua belah pihak. Tanpa cek-cok,” ujar Yanto, Kamis (16/7/2026).
Apresiasi serupa disampaikan warga RW 01 yang menilai Fian membawa pendekatan baru dalam membangun komunikasi dengan masyarakat melalui program Kopi Aspirasi Warga (Kopasga).
Ketua LPMK Tambak Wedi, M. Rais, menjelaskan Kopasga merupakan forum diskusi yang digelar secara bergilir di warung kopi milik warga di setiap RW. Selain menjadi ruang menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil di lingkungan setempat.
“Kopasga ini rencana keliling di setiap RW dan lokasinya di warung kopi milik warga setempat. Jadi mendukung usaha kecil warga, ekonomi kita dukung sambil mendengarkan aspirasi warga. Kemarin dimulai dari RW 01, setelah itu rencananya ke RW 02. Cuma sayang Pak Lurah keburu dimutasi,” kata M. Rais.
Tak hanya soal inovasi pelayanan, warga juga menilai Fian mampu membangun koordinasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat. Ketua RW 03, Ade Sugiarto, mengatakan banyak persoalan warga yang dapat diselesaikan melalui komunikasi yang intens antara kelurahan dan masyarakat.
Ia menyebut berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk pembinaan PKK, Kader Surabaya Hebat, hingga penanganan persoalan kesehatan warga, selalu mendapat perhatian dari Fian.
Sementara itu, Rofii, warga RW 04 Tambak Wedi, menilai kemampuan Fian meredam konflik menjadi salah satu alasan masyarakat memberikan dukungan. Menurutnya, berbagai persoalan yang berpotensi memicu keributan dapat diselesaikan secara damai sehingga situasi kampung tetap kondusif.
“Selama ini setiap ada permasalahan di Tambak Wedi ini selalu ramai, bahkan ada yang sampai ramai. Tetapi ketika diselesaikan oleh Pak Lurah Fian semuanya aman tak jadi keramaian. Kasihan Pak Fian sampai anak dan istrinya jadi korban rasan-rasan,” ujarnya.
Dukungan yang terus berdatangan dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan bahwa mutasi Fian menjadi perhatian warga Tambak Wedi. Mereka berharap penilaian terhadap kinerja mantan lurah tersebut dilakukan secara objektif, mengingat selama ini mereka merasakan langsung pelayanan dan berbagai program yang dinilai membawa manfaat bagi masyarakat. (*)







