banner 400x130

Gebyar HUT IBI: Bupati Albarraa Minta Nakes Prioritas Penanganan Kesehatan Ibu dan Anak

Bupati Mojokerto Gus Barra, bersama Kadinkes Dyan Anggrahini S. Dan jajaran, saat penyerahan penghargaan pada nakes berprestasi HUT- IBI Ke 75 tahun 2026, di Pendopo GMT, Sabtu (11/7).

MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, minta pada petugas medis di Kab. Mojokerto lebih memprioritaskan penanganan kesehatan pada ibu hamil dan anak bayi. Penekanan ini disampaikan pada acara Gebyar Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ke 75 tahun 2026, di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Sabtu (11/7/2026).

“Tidak boleh ada satu pun ibu yang kehilangan nyawa karena terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan, dan tidak boleh ada satu pun bayi kehilangan kesempatan hidup akibat keterlambatan penanganan,”pinta Gus Barra, panggilan akrab Bupati Mojokerto

Gus Barra menghimbau dan kali ini tidak hanya ditujukan pada tenaga kesehatan, namun juga bagi seluruh keluarga masyarakat Kab. Mojokerto serta mengingatkan para anggota keluarga, terutama keluarga dengan ibu hamil, agar tidak memandang remeh terkait pemeriksaan kehamilan atau yang biasa disebut AnC, Antenatal Care.

Pemeriksaan kehamilan sendiri selain untuk memastikan tumbuh kembang janin berjalan normal, juga menjadi salah satu cara guna mencegah dan mendeteksi komplikasi yang mungkin terjadi selama kehamilan atau persalinan.

“Jangan pernah mengabaikan pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (AnC), pemeriksaan kehamilan bukan sekadar memastikan janin tumbuh dengan baik, tetapi menjadi kunci utama untuk mendeteksi secara dini berbagai risiko yang dapat membahayakan keselamatan ibu maupun bayi,”pesan Bupati Mojokerto.

Orang nomor satu di Pemkab Mojokerto turut memberikan apresiasi terhadap pengabdian para bidan bagi Kabupaten Mojokerto. Bahkan, menurutnya peran seorang bidan lebih dari sekadar profesi, melainkan seorang sahabat bagi masyarakat. Untuk itu diharapkan agar kinerja positif yang telah dilaksanakan selama ini bisa terus terjaga dan berkembang lagi kedepannya, termasuk dengan cara menjalin sinergitas bersama elemen-elemen masyarakat yang lainnya.

“Kehadiran bidan di tengah masyarakat menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan, karena itu saya berharap Ikatan Bidan Indonesia terus memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggotanya, serta memperluas kolaborasi, sinergi yang kuat akan melahirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Gebyar peringatan hari ulang tahun IBI Kabupaten Mojokerto berjalan cukup antusias dan meriah, acara dimulai dengan senam bersama yang turut diikuti oleh Wakil Bupati Moch. Rizal Octavian, dan Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, lalu dilanjutkn dengan penanadatanganan komitmen bersama, serta ditutup dengan seminar kesehatan oleh Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) MERR Surabaya. (*)

Penulis: Gatot Sugianto