SURABAYA, WartaTransparansi.com – Tim sepak takraw Petarung Jawa Tengah tampil dominan dengan menyapu bersih gelar juara putra dan putri pada Liga Sepak Indonesia (LSI) Wilayah 2 yang berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, 1–4 Juli.
Pada sektor putra, Petarung Jawa Tengah keluar sebagai juara setelah mengalahkan tuan rumah Sayap Mas Jawa Timur melalui pertandingan sengit tiga set. Sementara itu, tim putri Petarung Jawa Tengah juga memastikan gelar juara usai menundukkan DKI Jakarta dengan skor 2-0.
Laga final putra berlangsung ketat sejak awal pertandingan. Pada set pertama, Sayap Mas Jawa Timur berhasil unggul 15-13 di hadapan pendukung sendiri.
Memasuki set kedua, duel semakin menarik. Jawa Timur sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 13-14. Namun, pada poin penentuan, smash keras pemain Jawa Tengah berhasil diblok pemain Jatim. Wasit kemudian memutuskan terjadi over block, sehingga Jawa Tengah menutup set kedua dengan kemenangan 15-13 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Di set ketiga, Petarung Jawa Tengah langsung tampil agresif. Mereka terus memimpin perolehan angka dan mampu meminimalkan kesalahan sendiri. Jawa Tengah akhirnya menutup set ketiga dengan skor 15-8 sekaligus memastikan gelar juara LSI Wilayah 2. Sayap Mas Jawa Timur harus puas sebagai runner-up.
Di posisi peringkat tiga bersama sektor putra ditempati J Indo Sport Club Jawa Barat dan Banten Jawara.
Sementara itu, pada sektor putri, Petarung Jawa Tengah kembali menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan DKI Jakarta dua set langsung di partai final. Sayap Mas Jawa Timur dan PSTI Badung Bali berbagi posisi juara tiga.
Hasil tersebut memastikan delapan tim lolos ke putaran final atau Liga Utama LSI yang rencananya akan digelar di Jakarta.
Untuk kategori putra, tim yang lolos adalah Petarung Jawa Tengah, Sayap Mas Jawa Timur, J Indo Sport Club Jawa Barat, dan Banten Jawara. Sedangkan dari kategori putri, tiket diraih Petarung Jawa Tengah, DKI Jakarta, Sayap Mas Jawa Timur, dan PSTI Badung Bali.
Ketua Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., yang hadir langsung menyaksikan pertandingan memberikan apresiasi atas perjuangan atlet Jawa Timur meski belum berhasil meraih gelar juara.
“Walaupun tidak menjadi juara satu, mereka (tim Jatim) masuk empat besar, baik putra yang menjadi juara dua maupun putri juara tiga bersama. Tentu kita berharap mereka mempersiapkan diri secara matang sebelum bertanding di Liga Utama LSI di Jakarta,” ujar Aries usai pertandingan.
Aries menegaskan, evaluasi harus segera dilakukan agar tim Jawa Timur mampu tampil lebih kompetitif pada putaran final.
“Saya minta para pelatih segera melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang perlu ditingkatkan serta terus memberikan motivasi kepada para atlet agar bisa tampil lebih baik saat menghadapi tim-tim dari provinsi lain,” kata Aries yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.
Dengan hasil di Surabaya, Jawa Tengah menegaskan dominasinya sebagai kekuatan utama sepak takraw pada LSI Wilayah 2. Sementara Jawa Timur masih memiliki peluang memperbaiki prestasi setelah memastikan wakil putra dan putri lolos ke Liga Utama LSI di Jakarta.
(zal/min)







