banner 400x130

Bupati Mojokerto Gus Barra Lantik 30 Pejabat Setingkat Camat dan Sekcam  

Bupati Mojokerto Gus Barra saat sematkan PIN pada salah satu camat yang dilantik, Rabu (17/6)

MOJOKERTO – Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., melantik dan mengambil sumpah janji jabatan terhadap 30 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (17/6/2026).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra menjelaskan bahwa sebagian pejabat yang dilantik merupakan penegasan kembali terhadap pejabat yang telah menduduki jabatan sebelumnya, khususnya para camat, sementara sebagian lainnya sebelumnya masih menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

“Semua proses ini kami laksanakan sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak ada langkah yang diambil di luar ketentuan hukum,” tegas Gus Barra di hadapan para pejabat yang dilantik dan tamu undangan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto berkomitmen menerapkan sistem merit dalam manajemen aparatur sipil negara, sehingga setiap penempatan jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi.

“Kami tegaskan, dalam pelantikan ini tidak ada jual beli jabatan dan tidak ada hal yang melanggar aturan. Jika ada pihak yang mengatasnamakan saya, keluarga, atau kerabat untuk meminta imbalan atau janji tertentu, harap tidak diindahkan. Jika terbukti ada yang mengikuti, kami akan melakukan evaluasi tegas karena kita sedang membangun sistem yang adil dan berprestasi,” ujarnya.

Gus Barra juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan program-program yang telah direncanakan pemerintah daerah.

Menurutnya, percepatan adaptasi menjadi kunci agar pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa mengganggu program pembangunan yang sedang berlangsung.

Khusus kepada para camat, Bupati menekankan pentingnya peran mereka sebagai penghubung antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Camat diharapkan mampu membangun koordinasi yang efektif serta menjadi solusi atas berbagai persoalan yang muncul di wilayah masing-masing.

“Segera selesaikan dan koordinasikan berbagai permasalahan yang ada di wilayah masing-masing, terutama dengan berkomunikasi bersama pejabat sebelumnya agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan,” pesan Gus Barra.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik di antaranya Harfendy Setiyapraja sebagai Camat Ngoro, Aprianto sebagai Camat Pungging, Yulius Bakhtiar sebagai Camat Mojosari, Syadillah sebagai Camat Jatirejo, Julies Setyautaminingsih sebagai Camat Trawas, Liantoro Sugeng Wijaya sebagai Camat Trowulan, Akhmad Samsul Bakri sebagai Camat Sooko, Satriyo Wahyu Utomo sebagai Camat Puri, Mujiono sebagai Camat Gedeg, Nicky Socrates sebagai Camat Kemlagi, Masluchman sebagai Camat Dlanggu, Mokhamad Jainul Arifin sebagai Camat Bangsal, Kukuh Radityo sebagai Camat Kutorejo, serta Arifatur Roziq sebagai Camat Mojoanyar.

Selain itu, sejumlah sekretaris kecamatan juga turut dilantik untuk memperkuat kinerja pemerintahan di tingkat kecamatan, antara lain Yuyun Machsusiyah di Kecamatan Ngoro, Akhmad Khoirul Huda di Kecamatan Pungging, Sugiantoro di Kecamatan Mojosari, Hari Prasetiyo di Kecamatan Pacet, Abdul Rokhim di Kecamatan Gondang, Fitrada Malviantoro di Kecamatan Jatirejo, Herry Purwanto di Kecamatan Trawas, Tian Wijiastuti di Kecamatan Trowulan, Jainul Mahmud di Kecamatan Sooko, Nur Wiyoto di Kecamatan Puri, Kusnadi di Kecamatan Gedeg, Agus Supriyanto di Kecamatan Kemlagi, Muhammad Yudha Perkasa di Kecamatan Dawarblandong, Mohammad Afiyanto di Kecamatan Bangsal, Rizqy Dwi Lubabah di Kecamatan Kutorejo, serta Tito Helmy Prasanda di Kecamatan Mojoanyar.

Dengan pelantikan ini Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan dapat berjalan semakin efektif, profesional, serta mampu menjawab berbagai kebutuhan dan tantangan pembangunan daerah.(*)

Penulis: Gatot Sugianto