BLITAR, WartaTransparansi.com – Keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Blitar memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-66 menggelar tasyakuran di Putukrejo, Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Sabtu (25/04/2025).
Momentum ini menjadi refleksi sekaligus penguatan komitmen kader PMII untuk terus menghadirkan aksi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan itu PMII Kabupaten Blitar menyoroti pabrik pengolahan limbah kotoran ayam yang berada di Dusun Bintang, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari.
Pabrik pengolahan limbah milik CV Bumi Indah sangat meresahkan masyarakat sebab dampak bau tersebut mengganggu lingkungan.
Salah satu warga dalam diskusi tersebut menjelaskan menurut informasi izin kandang ayam belum ada, ditambah lagi dampak bau pengolahan limbah kotoran ayam yang mengganggu lingkungan.
Warga menyebut kandang ayam ini juga menutup aliran sungai dan memindahkan jalan yang semula ditengah-tengah lokasi kandang namun kini dialihkan.
Persoalan muncul ketika pengolahan limbah itu mendatangkan kotoran ayam dari luar untuk diolah di pabrik tersebut. Hal ini menambah peliknya masalah yang harus dihadapi warga Bintang, Ngaringan, Gandusari terkait bau.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Blitar Raya M. Riski Fadila hasil diskusi dengan warga akan ditindaklanjuti dan akan turun kelapangan untuk penggalian data lebih akurat.
“Setelah data terkumpul sesuai prosedur hukum, baik melalui hearing dengan DPRD maupun menyampaikan aspirasi kepada pihak terkait. Supaya persiapan limbah ini bisa teratasi dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” jelasnya.
PMII akan terus mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian serius terhadap dampak yang dirasakan masyarakat dari pabrik kotoran limbah ini.
“Bila persoalan ini tidak ada ketegasan dari semua pihak, PMII dan masyarakat akan mengerahkan aksi masa untuk demo besar-besaran ke pabrik pengolahan limbah milik CV. Bumi Indah dan Pemerintah Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (*)






