BLITAR, WartaTransparansi.com – Bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno sekaligus momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Proklamator Republik Indonesia itu, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno.
Acar ini digelar di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Sabtu 6 Juni 2026 yang dihadiri oleh struktur dan kader serta simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.
Doa dan refleksi perjuangan Bung Karno mengandung maksut semangat gotong royong, nasionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat menjadi pesan utama yang terus digaungkan.
Kepada awak media, Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Endik Susilo, mengatakan peringatan Hari Lahir Bung Karno harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.
Menurutnya, ajaran Bung Karno tentang keberanian, persatuan, dan keberpihakan kepada rakyat harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bung Karno mengajarkan bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada rakyat. Karena itu kader partai harus terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, serta bergotong royong mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi,” kata Endik.
Ia menilai nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini. Cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Endik menegaskan kader partai tidak boleh berjarak dengan rakyat. Sebaliknya, kader harus terus membangun kedekatan dan pengabdian melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Dari rakyat kita belajar, bersama rakyat kita berjuang, dan untuk rakyat seluruh pengabdian ini dilakukan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Endik menyebut Bulan Bung Karno menjadi pengingat bahwa perjuangan politik harus dilandasi semangat gotong royong dan pengabdian tanpa henti demi kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas dan menjadikan ajaran Bung Karno sebagai pedoman dalam menjalankan tugas-tugas politik maupun sosial di tengah masyarakat.
“Menyongsong tahun 2029, seluruh kader harus semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan terus menjaga semangat perjuangan Bung Karno. Ketika kader hadir dan bekerja untuk rakyat, maka partai akan semakin kuat,” tegasnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Bung Karno tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar berharap nilai-nilai nasionalisme, gotong royong, dan semangat perjuangan yang diwariskan Bung Karno terus hidup di tengah masyarakat sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan sosial. (*)






