JEMBER — Semangat kebersamaan dan komitmen tinggi terhadap pelayanan publik tampak jelas di halaman Kantor Pertanahan Kabupaten Jember pada Kamis, 24 September 2026.
Instansi ini menggelar upacara bendera khidmat dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-66 yang menandai 66 tahun perjalanan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jember, Bapak Ir. M. Sochib Lutfi, S.ST., M.M., QRMP., IPM., memimpin jalannya upacara yang diikuti dengan tertib oleh seluruh jajaran pegawai. Barisan peserta tampak rapi, mulai dari unsur ASN (PNS dan PPPK), ASK, Outsourcing, Tenaga Support, hingga para mahasiswa yang sedang melaksanakan magang.
Prosesi upacara berlangsung khidmat, mulai dari pembacaan Sejarah Kementerian ATR/BPN hingga pengibaran Sang Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pada kesempatan tersebut, Inspektur Upacara juga membacakan pidato resmi dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional.
Dalam amanat yang disampaikan, ditekankan bahwa usia ke-66 UUPA menjadi momentum penting untuk menghadirkan pengelolaan agraria yang berkeadilan. Mengusung tema “Transformasi, Melayani Lebih Pasti”, Kementerian ATR/BPN terus menggenjot akselerasi pelayanan publik melalui berbagai inovasi nyata.
Beberapa di antaranya meliputi penerapan pengukuran terjadwal, pengoperasian layanan PERINTIS, perluasan integrasi validasi BPHTB dengan pemerintah daerah, transformasi pendekatan kewilayahan organisasi, hingga pengaktifan kembali program pro-rakyat seperti LARASITA.
Selain transformasi digital dan sistem, Menteri ATR/Kepala BPN juga menegaskan pentingnya menjaga integritas moral, menegakkan standar waktu pelayanan yang transparan, serta menyelesaikan berbagai sengketa pertanahan secara tegas demi membela kebenaran dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Sebagai penutup rangkaian acara peringatan yang penuh makna ini, seluruh pegawai mengabadikan momen bersama lewat sesi foto kekompakan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan berkah, kelancaran tugas, serta komitmen bersama untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Jember. (*)







