banner 400x130
Ekbis  

Airlangga Soroti Kedaulatan Data Kanada untuk Penguatan Ekosistem AI Indonesia

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menghadiri lunch session bertajuk Scaling Canada’s AI and Technology Ecosystem dalam rangkaian Canada Investment Summit 2026 di Toronto, Kanada.

Sesi yang dipandu Menteri AI dan Ekonomi Digital Kanada Evan Solomon tersebut membahas arah kebijakan Kanada dalam membangun ekosistem kecerdasan buatan (AI) dan teknologi nasional.

Pemerintah Kanada menjelaskan strategi AI nasional yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni kepercayaan publik (trust), penciptaan peluang (opportunity), dan kendali kedaulatan (sovereign control).

Dalam forum tersebut, Kanada juga memaparkan kerangka pembangunan pusat data yang menekankan aspek pelestarian lingkungan, investasi bagi komunitas sekitar, serta kedaulatan data. Kerangka tersebut disebut telah diadopsi oleh seluruh perusahaan hyperscaler utama dunia.

Untuk mendorong pemanfaatan AI di dalam negeri, Kanada menetapkan sejumlah target di sektor strategis, seperti kesehatan, pendidikan, sumber daya alam, dan pertahanan. Langkah tersebut didukung dana ekuitas senilai USD 500 juta.

Peran sektor swasta turut menjadi perhatian. Salah satunya melalui dana venture capital OpenText yang diarahkan untuk membangun ekosistem AI lokal yang mampu berkembang secara global.

Kanada juga memiliki keunggulan infrastruktur berupa ketersediaan energi bersih dan gas alam berbiaya rendah. Kondisi tersebut mendukung pengembangan pusat data berkapasitas besar, antara lain di Alberta, Ontario, dan Saskatchewan.

Bagi Indonesia, pendekatan Kanada dalam membangun kedaulatan data dan komputasi dinilai relevan untuk menjadi bahan pembelajaran. Terutama dalam menyiapkan kebutuhan energi serta membangun kepercayaan publik sebagai fondasi pengembangan AI dan pusat data nasional.

Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan strategis mengenai perkembangan kebijakan AI global. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan ekosistem digital dan pengembangan pusat data nasional.

(din/ais)