banner 400x130
Blitar  

Pemkot Blitar Serahkan Santunan Jaminan Sosial kepada Empat Ahli Waris Pekerja Rentan

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin menyerahkan santunan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan

BLITAR, WartaTransparansi.com – Pemerintah Kota Blitar melalui Wali Kota, Syauqul Muhibbin menyerahkan santunan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Santunan tersebut secara simbolis diserahkan kepada empat ahli waris yang meninggal dunia, Rabu (12/8/2026).

Dari keempat ahli waris tersebut memiliki latar pekerjaan yang beragam, mulai dari guru ngaji, petani, pedagang jenang, tukang becak hingga Ketua RT yang juga bekerja sebagai marbot masjid. Santunan diberikan mulai dari Rp 32 juta hingga Rp 42 juta.

Kepada ahli waris Mas Ibin menyebut, premi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dibayarkan pemerintah daerah setiap bulan. Program ini menjadi bentuk perlindungan sosial agar pekerja maupun keluarganya memiliki jaminan ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

“Kalau ada hal-hal yang bersifat fatal, termasuk kecelakaan atau meninggal dunia, mereka bisa terlindungi dalam setiap aktivitas pekerjaannya,” ungkap Mas Ibin.

Selain santunan, Mas Ibin juga mendorong keluarga penerima agar memastikan keberlanjutan pendidikan anak. Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi anak pekerja rentan yang ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Keluarga yang memenuhi kriteria juga ditawarkan untuk mempertimbangkan Sekolah Rakyat sebagai pilihan pendidikan anak.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Blitar, Suryaningsih mengapresiasi dukungan Pemkot Blitar yang memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui APBD dan DBHCHT. Menurutnya, santunan yang diterima ahli waris dapat menjadi bantalan sosial bagi keluarga setelah kehilangan pencari nafkah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Blitar karena telah mendukung perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja. Semoga program ini bisa menjadi bantalan sosial bagi para pekerja jika terjadi risiko,” ujarnya.

Salah satu ahli waris penerima santunan, Tiaminingsih mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima keluarganya. Pihaknya berharap santunan itu membawa keberkahan untuk keluarganya.

“Sangat positif sekali. Mudah-mudahan dengan bantuan ini berkah barokah untuk keluarga,” tandas, Tiaminingsih. (*)

Penulis: Sumartono