banner 400x130
Jember  

Pasca Keracunan Satgas MBG Kabupaten Jember Hentikan Sementara Operasional SPPG

Ahmad Helmi Lukman Tim Satgas MBG Kabupaten Jember

JEMBER, WartaTransparansi.com – Satgas Makan Bergizi Gratis’ (MBG)Kabupaten Jember hentikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 Karangsono, Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari,Kamis (16/7/2026) . setelah sebabkan puluhan siswa didik di beberapa sekolah dan balita di wilayah Kecamatan Bangsalsari mengalami muntah dan mual setelah mengkonsumsi menu MBG Selasa(14/7/2026).

Menurut keterangan Ahmad Helmi Lukman yang mewakili Ketua Satgas MBG Kabupaten dan Ketua Pelaksana Harian hal tersebut di lakukan selain diperintahkan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawaid juga atas adanya aduan masyarakat lewat saluran Wadul Gus’e.

“Selain itu penutupan SPPG Karangsono tersebut setelah kami
kami temukan beberapa kelalaian di dapur SPPG yang di lakukan oleh pihak oengelola ,ungkap Ahmad Hilmi Luqman di dampingi Kepala SPPG, Kepolisian dan juga TNI.

Penghentian sementara ini kami lakukan sampai batas waktu yang tidak bisa kami tentukan, intinya sampai semua persoalan di SPPG tersebut serta kelengkapan dapur serta IPAL di benahi, terangnya.

Sementara untuk kepastian penyebab siswa dan balita keracunan MBG,sample makanan akan dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu.

Setelah melakukan sidak SPPG Tim Satgas MBG mengakui bahwa Sertifikat Laik Higenis Sanitasi (SLHS) sudah ada ,namun terkait dengan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di SPPG tersebut belum ada karna masih tahap proses.

Sementara itu untuk pastikan kondisi pasien korban dugaan keracunan MBG terlayani dengan baik setelah sidak SPPG Tim Satgas MBG Kabupaten Jember bersama jajaran terkait juga sambangi lansung korban keracunan yang saat ini masih di rawat di Puskesmas Bangsalsari.

“Setelah kami lihat kondisi pasien sebagian sudah membaik dan sebagian masih dalam perawatan, tuturnya.

Dari data yang ada jumlah korban MBG ada sekitar 27 orang yang di rawat di PKM Bangsalsari ada 12 anak ,lainya dirawat di beberapa klinik swasta.namun demikian sebagian sudah di bawah pulang,pungkasnya di Puskesmas Kecamatan Bangsalsari .

Data yang ada SPPG Karangsono yang bernaung di bawah Yayasan Indoavisya Tisnogambar tersebut melayani sekitar 2300 siswa didik yang tersebar di beberapa sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Bangsalsari. (*)

Penulis: Sugito