banner 400x130

Persik Kediri Buka Seleksi EPA Super League 2026, Liga Persik Jadi Jalur Pembinaan Talenta Muda

Pemain Persik Youth merayakan gol saat pertandingan Liga Persik yang menjadi ajang seleksi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026 di Kediri.
Sejumlah pemain Persik Youth meluapkan kegembiraan usai mencetak gol dalam pertandingan Liga Persik. Kompetisi ini menjadi salah satu jalur seleksi pemain menuju skuad Persik Kediri untuk Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026.(Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Persik Kediri mulai memanaskan persiapan menghadapi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2026 dengan membuka proses seleksi pemain melalui Persik Youth Development. Langkah ini menjadi bagian dari upaya klub berjuluk Macan Putih dalam membangun fondasi pembinaan usia muda sekaligus mencari bibit-bibit terbaik yang diproyeksikan memperkuat tim di masa depan.

Seleksi pemain tidak hanya digelar di Kediri, tetapi juga akan menyasar sejumlah daerah lain. Manajemen Persik memastikan jadwal dan lokasi resmi seleksi akan diumumkan melalui media sosial Persik Youth, Persik Kediri, dan Liga Persik agar dapat diakses para calon peserta.

Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina Alhaddar, menegaskan bahwa EPA merupakan bagian penting dari sistem pengembangan pemain muda yang dijalankan klub secara berkelanjutan. Kompetisi tersebut dinilai menjadi wadah pembinaan yang terstruktur untuk melahirkan pesepak bola berbakat.

“Persik Kediri cukup concern dalam membangun pondasi tersebut untuk memunculkan talenta-talenta muda yang diproyeksikan sebagai jalur utama pencarian bibit unggul yang nantinya akan menjadi aset jangka panjang bagi Persik Kediri maupun untuk kepentingan Tim Nasional,” ujar Farina, Minggu 5 Juli 2026.

Menurut Farina, pembinaan pemain muda tidak hanya dilakukan melalui EPA. Persik juga telah menjalankan Liga Persik sebagai kompetisi internal yang berfungsi mengembangkan kemampuan pemain sekaligus menjaring talenta potensial dari kelompok usia muda.

Khusus seleksi EPA di wilayah Kediri Raya, kesempatan diberikan kepada pemain yang telah terdaftar sebagai peserta Liga Persik. Kebijakan tersebut sekaligus mempertegas posisi Liga Persik sebagai salah satu jalur pembinaan resmi menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Steering Committee Liga Persik, Razan Mahrani, mengatakan kebijakan itu membuka peluang besar bagi pemain lokal untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan tim pencari bakat Persik Kediri.

“Liga Persik tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga menjadi bagian pembinaan pemain. Kami ingin para peserta melihat bahwa setiap pertandingan memiliki nilai penting karena bisa menjadi pintu masuk menuju Persik Youth dan kompetisi EPA Super League,” kata Razan.

Sebagai bagian dari proses seleksi, tim scouting Persik Kediri dijadwalkan hadir pada dua matchday Liga Persik untuk memantau langsung performa pemain. Berdasarkan jadwal awal, pemantauan akan berlangsung pada 8 dan 9 Juli di APPA Football Arena Kediri. Meski demikian, jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan dapat berubah sesuai hasil koordinasi lanjutan.

Razan berharap momentum tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh peserta Liga Persik untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.

“Kami berharap seluruh pemain memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tunjukkan kemampuan, disiplin, dan karakter selama pertandingan. Harapan kami, akan ada pemain dari Liga Persik yang nantinya bergabung bersama Persik Youth dan menjadi bagian dari skuad EPA Super League 2026,” ujarnya.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan