banner 400x130
Kediri  

Tahun Ajaran Baru, Pemkab Kediri Kembali Buka Beasiswa Berdaya untuk Siswa hingga Mahasiswa

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi sekolah dan berdialog dengan siswa dalam kegiatan pendidikan di Kabupaten Kediri.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengunjungi sekolah dan berdialog dengan para siswa terkait peningkatan kualitas pendidikan serta akses beasiswa di Kabupaten Kediri.(Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Kediri kembali membuka pendaftaran Program Beasiswa Berdaya Tahap II. Program yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Kediri itu ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Menurut Muhsin, sasaran penerima beasiswa meliputi siswa SD, SMP, SMA/sederajat, mahasiswa, hingga guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ingin melanjutkan pendidikan.

“Mas Bupati ingin memastikan semua anak di Kabupaten Kediri punya kesempatan yang sama untuk bisa sekolah yang lebih tinggi. Harapannya dengan adanya program beasiswa ini, tidak ada lagi anak yang lulus kemudian tidak bisa melanjutkan sekolah,” kata Muhsin, Kamis (25/6).

Berbeda dengan Program Indonesia Pintar (PIP) yang bersumber dari pemerintah pusat, Beasiswa Berdaya didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kediri. Pemerintah daerah bahkan mengalokasikan anggaran hingga Rp30 miliar setiap tahun untuk mendukung program pendidikan tersebut.

Dana itu digunakan untuk membantu peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk para siswa yang menempuh pendidikan di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School.

Program Beasiswa Berdaya yang mulai berjalan sejak 2025 itu diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Selain meringankan beban biaya pendidikan, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Kediri agar lebih kompetitif di masa depan.

Muhsin menyebut antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi sejak pertama kali diluncurkan.

“Melihat dari pelaksanaan di 2025, banyak masyarakat yang antusias mengakses beasiswa berdaya ini,” ungkapnya.

Tingginya minat masyarakat menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap dukungan pendidikan masih besar. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kediri kembali membuka kesempatan bagi calon penerima manfaat pada tahun ajaran baru ini.

Masyarakat yang ingin mendaftar dapat mengakses laman resmi beasiswa di https://beasiswa.kedirikab.go.id sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pendaftaran untuk mahasiswa dan guru PAUD dibuka pada 1-8 Juli 2026. Sementara untuk siswa SD/MI berlangsung pada 14-17 Juli 2026.

Adapun pendaftaran bagi siswa SMP/MTs serta SMA/SMK/MA dijadwalkan berlangsung pada 22-27 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Kediri berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak pelajar dan mahasiswa sehingga tidak ada lagi anak yang terhambat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan