KEDIRI WartaTransparansi.com – Semarak pawai perjuangan di Desa Sekoto, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Sabtu (8/8) pekan lalu, tidak hanya menghadirkan kemeriahan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara perusahaan dan masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
Pawai yang diselenggarakan PT Marwah Berkah Abadi itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dewi mengatakan kegiatan semacam itu memiliki makna lebih luas dibandingkan sekadar perayaan momentum kemerdekaan. Menurut dia, pawai menjadi sarana mempererat interaksi antara perusahaan dengan masyarakat di lingkungan sekitar.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang menunggu iring-iringan kendaraan pawai. Kendaraan peserta dihias menggunakan beragam hasil bumi yang menggambarkan potensi sekaligus kreativitas masyarakat setempat.
Tak hanya menjadi tontonan, keramaian pawai juga dimanfaatkan warga untuk membuka lapak dagangan. Sejumlah jajanan hingga produk UMKM dijajakan di sepanjang jalur yang dilewati rombongan pawai.
Dewi berharap PT Marwah Berkah Abadi dapat terus berkembang sehingga keberadaannya memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan daerah.
Salah satu manfaat yang diharapkan ialah terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Selain itu, perkembangan perusahaan diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami berharap perusahaan semakin maju dan berkembang sehingga manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan daerah juga semakin luas,” kata Dewi.
Menurut dia, semangat kemerdekaan juga perlu diterjemahkan dalam bentuk perjuangan yang sesuai dengan tantangan masa kini. Masyarakat tidak lagi menghadapi penjajahan dalam bentuk perang, tetapi menghadapi persoalan sosial dan ekonomi yang membutuhkan semangat bersama.
“Dalam mengisi perjuangan, saat ini kita bukan lagi melawan penjajah. Namun, kita harus melawan kebodohan, kemiskinan, pengangguran, serta melawan rasa malas yang selalu menghantui diri kita sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Owner PT Marwah Berkah Abadi, Bunda Asih atau yang akrab disapa Bunda Marwah, mengajak seluruh karyawan dan masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.
Dia mendorong masyarakat mengisi kemerdekaan melalui kerja keras dan kejujuran. Menurutnya, persatuan menjadi modal penting untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang lebih baik.
“Kami berharap masyarakat mampu terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sehingga kita bersama-sama dapat mewujudkan Indonesia yang berdaulat,” ungkap Bunda Marwah.
Pawai perjuangan di Sekoto pun menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya berlangsung di panggung seremoni. Di tengah iring-iringan kendaraan berhias hasil bumi dan kerumunan warga, kegiatan tersebut sekaligus mempertemukan semangat kebangsaan, potensi lokal, dan geliat ekonomi masyarakat.(Adv/PKP/abi).







