banner 400x130

Piala Bupati Jember 2026, Terobosan Untuk Menyiapkan Generasi Sepak Bola Berprestasi

Bupati Jember Muhammad Fawaid membuka Turnamen Piala Bupati Jember Cup 2026 di Stadion Jember Sport Garden (JSG),

Jember, Wartatransparansi.com – Bupati Jember Muhammad Fawaid membuka Piala Bupati Jember 2026 dalam Opening Ceremony di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Jumat (18/9/2026).

Turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember bersama Askab PSSI Jember untuk membangun pembinaan sepak bola sejak usia dini sekaligus menjaring bibit-bibit potensial yang diproyeksikan menjadi pemain masa depan.

Gus Fawait menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Bupati Jember 2026. Mulai dari Askab PSSI Jember, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, sekolah, camat, Kementerian Agama (Kemenag), cabang dinas, hingga berbagai pihak lainnya.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari PSSI Kabupaten Jember, Askab, Dinas Porabudpar beserta seluruh jajaran, kepala sekolah, camat, Kemenag, cabang dinas dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Piala Bupati tahun 2026,” ungkapnya

Menurut Gus Fawait, penyelenggaraan turnamen ini merupakan langkah konkret setelah Persid Jember mencatat sejarah dengan tampil di level nasional. Meski belum meraih gelar juara, capaian tersebut dinilai harus menjadi momentum untuk memperbaiki sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola di Jember.

“Setelah Persid beberapa waktu yang lalu mencetak sejarah masuk ke level nasional walaupun belum juara, kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus segera berbenah dan membuat terobosan-terobosan untuk menyiapkan generasi penerus sepak bola dari jenjang yang paling bawah,” jelasnya.

Giat yang memperebutkan Piala Bupati Jember 2026 melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, MTs, MI, SMA, SMK hingga Madrasah Aliyah. Selain itu, kompetisi juga mempertemukan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.

Bupati Fawait menilai kompetisi usia muda bukan sekadar pertandingan olahraga. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem sepak bola daerah hingga nasional.

“Orang mungkin melihat kegiatan seperti ini sebagai sesuatu yang sepele. Tetapi ini adalah ikhtiar kita menyiapkan bagaimana Kabupaten Jember bisa memberikan sumbangsih untuk mengharumkan nama Indonesia,” katanya.

Dirinya a menegaskan, cita-cita Indonesia untuk tampil dan berprestasi di Piala Dunia membutuhkan proses pembinaan yang panjang. Karena itu, regenerasi pemain harus dipersiapkan sejak jauh hari.

“Indonesia bisa lulus ke Piala Dunia dan itu harus disiapkan. Tidak bisa setahun dua tahun, tetapi membutuhkan bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Hari ini adalah ikhtiar Pemerintah Kabupaten Jember untuk membantu Pemerintah Pusat menyiapkan calon pemain-pemain masa depan,” ungkapnya.

Tak hanya itu Gus Fawait juga memastikan penyelenggaraan Piala Bupati diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan setiap tahun. Bahkan, cakupan kompetisi akan terus diperluas agar semakin banyak anak muda memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan di bidang sepak bola.

“Insyaallah, mudah-mudahan nanti bisa diperluas lagi. Kalau hari ini antar sekolah dan antarkecamatan, mudah-mudahan tahun depan bisa antar desa dan dibuat lebih meriah,” ujarnya.

Ia berharap meningkatnya kompetisi sepak bola usia muda dapat membangkitkan kembali minat masyarakat Jember terhadap olahraga tersebut. Dari kompetisi inilah diharapkan lahir pemain-pemain berkualitas yang nantinya dapat memperkuat Persid Jember maupun sepak bola Indonesia.

Di tempat yang sama Ketua Askab PSSI Jember, Abdullah Waid, menyambut positif pelaksanaan Piala Bupati Jember 2026. Ia menyebut turnamen antarkecamatan dan antarpelajar tersebut menjadi catatan penting dalam pembinaan sepak bola di Jember.

“Kami dari PSSI turut bangga. Ini sebuah sejarah bagi kita untuk mengadakan turnamen antar kecamatan dan antar pelajar untuk merebut Piala Bupati. Dan ini kita laksanakan secara gratis,” akunya

Ia berharap pelaksanaan turnamen pada tahun berikutnya dapat berlangsung lebih meriah dengan cakupan peserta yang semakin luas. (ADV)

Penulis: Sugito