PASURUAN – Kabar mengenai rencana relokasi dua perusahaan otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam memunculkan kekhawatiran di kalangan pekerja dan masyarakat.
Salah satu perusahaan yang disebut dalam isu tersebut adalah PT J yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan.
Menanggapi informasi yang beredar, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, memastikan hingga saat ini tidak ada indikasi PT J akan meninggalkan Kabupaten Pasuruan maupun memindahkan operasionalnya ke negara lain.
Penegasan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun TikTok pribadinya pada Rabu (24/6/2026). Dalam pernyataannya, Rusdi menegaskan bahwa aktivitas operasional perusahaan masih berjalan normal seperti biasa.
“Dengan santernya berita dua raksasa otomotif Jepang dikabarkan mau cabut dari RI pindah ke negara lain, salah satunya dengan inisial PT J yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan. Kami sampaikan, setahu kami Pemerintah Kabupaten Pasuruan, bahwa PT J tetap beroperasi seperti biasa,” ujar Rusdi.
Sebelumnya, isu relokasi mencuat setelah Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, menyebut terdapat dua perusahaan otomotif Jepang yang berencana memindahkan pabriknya ke Vietnam dalam satu hingga dua tahun ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan saat Rapat Kerja Nasional KSPI 2026 di Jakarta.
Dalam keterangannya, PT J yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan disebut mempekerjakan sekitar 4.000 pekerja dan berpotensi terdampak apabila rencana relokasi benar-benar terjadi. Sementara itu, perusahaan lain yang berada di Mojokerto disebut memiliki sekitar 3.000 pekerja.
Namun demikian, Rusdi menegaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan belum menerima informasi resmi terkait rencana perpindahan perusahaan tersebut. Pemkab juga terus memantau perkembangan sektor industri yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
“Dan tidak ada rencana pindah dari Kabupaten Pasuruan ataupun bahkan ke negara yang lain,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rusdi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga iklim investasi yang kondusif guna mendukung pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja di Kabupaten Pasuruan.
“Jadi kami sampaikan, Kabupaten Pasuruan tetap terus menjaga iklim investasi yang sehat untuk Kabupaten Pasuruan yang lebih maju lagi,” pungkasnya. (*)







