Jelang Mubeslub Ormas MKGR, Kodrat Sunyoto Sebut Pengganti Adies Kadir Segera Dibahas

Ketua DPD Ormas MKGR Jawa Timur Kodrat Sunyoto (dua dari kiri)

SURABAYA – Dinamika politik di tubuh Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mulai menghangat pasca ditinggalkannya jabatan Ketua Umum DPP MKGR oleh Adies Kadir yang kini menjabat sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi. Kekosongan posisi strategis tersebut dipastikan akan menjadi agenda utama organisasi dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Ormas MKGR Jawa Timur Kodrat Sunyoto, dalam Rapat Pleno Diperluas DPD Ormas MKGR Jawa Timur di Goldvitel Hotel, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu (7/6/2026).

Menurut Kodrat, setelah dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi, Adies Kadir harus melepaskan seluruh jabatan dan atribut yang terkait dengan organisasi maupun partai politik. Kondisi tersebut membuat posisi Ketua Umum DPP MKGR saat ini kosong dan harus segera diisi melalui mekanisme organisasi.

“Adies Kadir sudah menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi. Konsekuensinya, seluruh atribut politik yang melekat harus ditinggalkan, termasuk jabatan Ketua Umum DPP MKGR,” ujar Kodrat.

Ia menjelaskan, hingga kini sudah 26 DPD MKGR tingkat provinsi yang telah menyelesaikan pembentukan kepengurusan baru. Karena itu, DPP MKGR perlu segera menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) untuk menentukan kepemimpinan baru organisasi yang selama ini dikenal sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.

Meski demikian, kepastian waktu pelaksanaan Mubeslub masih menunggu hasil rapat internal DPP MKGR yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, tanggal 13 Juni 2026.

“Siapa yang akan menjadi calon pengganti dan kapan Mubeslub dilaksanakan akan ditentukan dalam rapat internal DPP nanti,” katanya.

Di tingkat Jawa Timur, pergantian kepemimpinan juga mulai menjadi perhatian. Masa bakti kepengurusan DPD MKGR Jawa Timur periode saat ini akan berakhir pada tahun 2026. Namun DPP MKGR telah mengeluarkan keputusan memperpanjang masa kepengurusan sementara hingga terbentuk pengurus definitif yang baru.

Saat ditanya mengenai peluang kembali maju sebagai Ketua DPD MKGR Jawa Timur, Kodrat memberi sinyal tidak akan mencalonkan diri lagi. Ia mengaku telah menjabat selama dua periode dan ingin memberi kesempatan kepada kader lain untuk memimpin organisasi.

Rapat Pleno diperluas DPD Ormas MKGR Jawa Timur di Surabaya, Minggu (7/6/2026)

“Saya sudah dua periode. Aturannya memang harus ada regenerasi. Karena itu saya berharap segera muncul figur yang layak untuk memimpin DPD MKGR Jawa Timur ke depan,” tegasnya.

Pernyataan Kodrat tersebut sekaligus menjadi sinyal dimulainya proses regenerasi kepemimpinan di tubuh MKGR, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sejumlah nama calon pemimpin baru diperkirakan akan mulai mengemuka menjelang pelaksanaan Mubeslub DPP MKGR dan musyawarah daerah MKGR Jawa Timur dalam beberapa bulan mendatang. (*)