banner 400x130

Komisi B DPRD Magetan Respons Cepat Aduan Pedagang Pasar Baru

Keterangan foto: Rita Haryati, Ketua Komisi B DPRD Magetan, berdialog dengan pedagang Pasar Baru saat meninjau lokasi terkait rencana pembangunan bioskop.

MAGETAN, WartaTransparansi.com – Komisi B DPRD Magetan bergerak cepat menindaklanjuti aduan pedagang Pasar Baru terkait rencana pembangunan bioskop oleh investor di kawasan tersebut.

Langkah ini dilakukan setelah muncul kekhawatiran sejumlah pedagang akan tergusur akibat proyek tersebut.

Salah satu pedagang yang menyampaikan keberatan adalah pemilik Toko Alat Tulis Ranipuri, Mahardhika. Ia mengaku diminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan untuk mencari lokasi usaha baru karena tokonya disebut akan terdampak akses menuju bioskop.

“Saya kaget dengan cara pemerintah berkomunikasi dengan pedagang. Tiba-tiba diminta mencari lokasi lain karena ada rencana pembangunan bioskop. Apakah begini pemerintah bekerja, membela investor besar dengan mengorbankan pedagang?” ujar Mahardhika.

Ia menjelaskan tokonya telah beroperasi lebih dari 25 tahun dan berada di lokasi tersebut jauh sebelum kawasan itu berkembang menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP) maupun gedung kesenian.

Merasa dirugikan, Mahardhika kemudian mengajukan surat kepada DPRD Magetan agar difasilitasi dalam penyelesaian persoalan tersebut.

Menanggapi aduan itu, Ketua Komisi B DPRD Magetan Rita Haryati langsung turun ke Pasar Baru untuk melihat kondisi di lapangan. Dalam kunjungan tersebut, Rita berdialog dengan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Baru serta Mahardhika secara terpisah guna memperoleh informasi dari berbagai pihak.

Selain berdialog dengan pedagang, Rita juga meninjau lokasi yang direncanakan menjadi bioskop, kawasan MPP, serta jalur akses menuju gedung kesenian yang akan dialihfungsikan.

“Kami sudah menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat. Kami akan mengundang Disperindag, Mas Dhika, dan pengurus paguyuban pedagang. Harapannya melalui forum ini dapat ditemukan solusi terbaik,” kata Rita.

Komisi B menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Jumat pagi dengan menghadirkan seluruh pihak terkait. Rapat tersebut bertujuan memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan sekaligus mencari jalan keluar yang mengakomodasi kepentingan semua pihak.

“Saya sudah banyak mendengar keluhan, saran, dan masukan dari pengurus paguyuban maupun Mas Mahardhika. Harapannya, besok kita bisa duduk bersama Disperindag di DPRD dan menemukan solusi terbaik, sehingga rencana pembangunan bioskop tetap dapat berjalan tanpa ada pihak yang merasa dirugikan,” pungkas Rita. (*)

Penulis: Rudy Ardi