Jelang Idul Adha 1447 H: IMM Surabaya Salurkan Hewan Kurban Pada 6 Desa di Kab. Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berbicang dan beri ucapan selamat pada Agus WU yang terpilih Ketua DPD Golkar Kota Mojokerto usai Rapat Paripurna DPRD , Kamis (30/10/2025).

MOJOKERTO, WartaTransparansi.com – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Surabaya menyalurkan hewan kurban pada 6 desa di Kab. Mojokerto dalam rangka Bakti Sosial Idul Adha 1447 Hijriah. Aksi tersebut mencerminkan semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Penyerahan hewan kurban pada kegiatan aksi sosial mahasiswa tersebut diterima  oleh Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Puri, Kab. Mojokerto untuk selanjutnya disalurkan pada 6 desa penerima..

Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian  menyampaikan Program bakti sosial ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam memperkuat kepedulian sosial serta hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat kemanusiaan dan pemberdayaan.

Dijelaskan penyaluran hewan kurban dilaksanakan di enam titik wilayah Kabupaten Mojokerto, yakni Desa Rejosari Kecamatan Jatirejo, Desa Gumeng Kecamatan Gondang, Dusun Gelagah Desa Banyulegi Kecamatan Dawarblandong, Dusun Made Desa Pacet Kecamatan Pacet, Dusun Nawangan Desa Tawangrejo Kecamatan Jatirejo, serta Desa Purworejo Kecamatan Pungging.

Kegiatan tersebut lanjut Wabub, melibatkan sejumlah komisariat IMM dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) serta Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang diterjunkan langsung ke lokasi sasaran untuk melaksanakan pengabdian masyarakat.

Wabup Rizal, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), yang telah menjadikan Kabupaten Mojokerto sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial.

“Bakti sosial Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat berbagi melalui berbagai kegiatan kemanusiaan seperti penyaluran hewan kurban, santunan anak yatim, pengobatan massal, dan pembagian sembako. Ini adalah wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan empati di tengah masyarakat,” jelas  Wabup Rizal, dikonfirmasi  di rumah Dinas, Selasa (25/5/2026).

Ditegaskan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan penguatan karakter mahasiswa melalui Trilogi IMM, yakni religiusitas, intelektualitas, dan humanitas. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa aksi turun ke desa oleh mahasiswa sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Mojokerto Tahun 2026 melalui visi Catur Abhipraya Mubarok. Visi tersebut bertumpu pada empat pilar utama, yaitu tata kelola pemerintahan yang baik, pencetakan SDM yang tangguh dan berkarakter, kemandirian ekonomi berbasis desa (BUMDesa dan UMKM), serta pemerataan infrastruktur penunjang ekonomi rakyat.

Wabup Rizal menegaskan bahwa seluruh agenda pembangunan tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk dengan dunia akademik.

“Seluruh rancangan pembangunan ini tentunya membutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi seluruh unsur, tidak terkecuali akademisi, salah satunya bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo,” pungkas Wabup Rizal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Dr. Muhammad Anas, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mojokerto Dr. Nurwiji, perwakilan perangkat daerah terkait, serta unsur organisasi otonom Muhammadiyah seperti Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, IMM, dan IPM.(*)

Penulis: Gatot Sugianto