BANYUWANGI – Pelari asal Kabupaten Jember berhasil mendominasi podium Jatim Fun Run 5K bertajuk “The Sunrise of Java” yang berlangsung di Pancoran Waterpark, Banyuwangi, Minggu (1/11/2026). Ajang lari sejauh lima kilometer tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan menjadi salah satu agenda olahraga dalam rangkaian The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM and Ekraf Fiesta 2026.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur ini berlangsung meriah. Peserta tidak hanya berasal dari Banyuwangi, tetapi juga sejumlah daerah lain, di antaranya Jember dan Situbondo.
Dalam persaingan kategori putra, Yosep dengan nomor dada 0138 asal Jember berhasil menyentuh garis finis pertama. Posisi kedua ditempati Ipon, peserta bernomor dada 0146 dari Situbondo. Sementara Berian, pelari bernomor dada 0175 yang juga berasal dari Jember, mengamankan posisi ketiga.
Persaingan tersebut memperlihatkan antusiasme peserta dalam mengikuti kompetisi. Selain menguji ketahanan fisik dan kecepatan, Jatim Fun Run 5K juga menjadi ruang bagi para pelari untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun semangat berolahraga.
Pada kategori putri, peserta dengan nomor dada 0285 berhasil keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, perhatian juga tertuju kepada Khalid, peserta berusia 11 tahun dengan nomor dada 0229. Kehadirannya menjadi salah satu catatan menarik karena menunjukkan bahwa kegiatan olahraga seperti ini dapat melibatkan peserta dari kelompok usia muda.
Sejak awal kegiatan, suasana di kawasan Pancoran Waterpark terlihat semarak. Para peserta mengikuti lomba dengan penuh antusias, sementara kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat dari berbagai daerah.
Ketua MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satriyo, mengatakan Jatim Fun Run 5K merupakan bagian dari upaya menghadirkan kegiatan olahraga yang dapat dinikmati masyarakat luas. Menurutnya, olahraga tidak semata-mata berkaitan dengan kompetisi dan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kebugaran, kebersamaan, serta hubungan sosial.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Keterlibatan peserta lintas daerah juga diharapkan dapat memperkuat semangat persaudaraan sekaligus meningkatkan daya tarik kegiatan Fiesta 2026.
Penyelenggaraan Jatim Fun Run 5K sekaligus memperkuat konsep festival yang memadukan olahraga, budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pengembangan ekonomi kreatif. The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM and Ekraf Fiesta 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026, di kawasan Pancoran Waterpark, Rogojampi, Banyuwangi.
Berdasarkan sejumlah pemberitaan mengenai persiapan kegiatan tersebut, festival ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Masyarakat sekitar turut didorong untuk terlibat, termasuk mempersiapkan lingkungan dan mendukung aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.
Pemberitaan Kosmopolitan.net pada 31 Oktober 2026 juga menyebutkan bahwa pameran tersebut melibatkan 18 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta 40 pelaku UMKM asal Banyuwangi. Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan upaya mempertemukan potensi usaha daerah dengan ruang pemasaran yang lebih luas.
Di sisi lain, kegiatan olahraga seperti Jatim Fun Run 5K memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan pariwisata daerah. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi selama ini terus mendorong konsep sport tourism, yakni menggabungkan aktivitas olahraga dengan promosi destinasi wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam pemberitaan resmi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada Mei 2026, pengembangan sport tourism menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk kawasan Geopark Ijen. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut kegiatan olahraga berbasis wisata berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui sektor akomodasi, kuliner, transportasi, dan UMKM.
Komitmen tersebut juga terlihat melalui berbagai agenda olahraga yang digelar di Banyuwangi. Pada September 2026, misalnya, sekitar 3.400 pelari mengikuti Soekarno Run, bersamaan dengan penyelenggaraan Banyuwangi Ijen Geopark Downhill. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism.
Dengan demikian, Jatim Fun Run 5K di Pancoran Waterpark tidak hanya menjadi ajang kompetisi lari, tetapi juga bagian dari gerakan memperluas aktivitas olahraga sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
Melalui Fiesta 2026, kolaborasi antara olahraga, budaya, UKM/UMKM, dan ekonomi kreatif diharapkan dapat terus berkembang. Selain memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas positif, kegiatan semacam ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi serta memperkuat citra Banyuwangi sebagai salah satu destinasi unggulan Jawa Timur.







