SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi keberhasilan RSUD Dr. Soetomo mempertahankan akreditasi internasional Joint Commission International (JCI) untuk ketiga kalinya secara berturut-turut tanpa remedial. Prestasi tersebut sekaligus menjadikan RSUD Dr. Soetomo sebagai satu-satunya RSUD di Indonesia yang meraih capaian tersebut.
Apresiasi disampaikan Khofifah saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-88 RSUD Dr. Soetomo di Hall Gedung Pusat Diagnostik Terpadu, Surabaya, Kamis (29/10).
Menurut Khofifah, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, profesionalisme, dan komitmen seluruh jajaran manajemen serta tenaga kesehatan dalam menjaga mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Ia menegaskan, capaian akreditasi internasional harus diikuti peningkatan kualitas layanan dan akuntabilitas tata kelola rumah sakit agar mampu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di tingkat lokal hingga global.
Khofifah juga mendorong RSUD Dr. Soetomo mengembangkan layanan unggulan, termasuk stem cell atau sel punca, melalui penguatan fasilitas laboratorium dan kapasitas tenaga medis.
Pengembangan layanan tersebut diharapkan memperluas pilihan pengobatan berteknologi tinggi di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan luar negeri dan menghemat devisa negara.
Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita Rosita, mengatakan keberhasilan mempertahankan akreditasi JCI kategori Academic Medical Center tiga kali berturut-turut menjadi bukti konsistensi rumah sakit membangun budaya mutu, keselamatan pasien, pendidikan klinis, dan tata kelola berstandar global.
Ia menambahkan, RSUD Dr. Soetomo juga memperkuat integrasi pelayanan, pendidikan, dan penelitian melalui Research Hub. Kolaborasi dengan akademisi, regulator, dan industri terus dikembangkan untuk menghasilkan inovasi kedokteran terkini.
Capaian tersebut menjadi momentum bagi RSUD Dr. Soetomo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia. (*)







