banner 400x130
Kediri  

Mochamad Irsyad Pimpin TDA Kediri 6.0, Bidik Kolaborasi Bisnis dan Pengusaha yang Kian Adaptif

Mochamad Irsyad bersama jajaran pengurus dan anggota TDA Kediri usai terpilih sebagai Ketua TDA Kediri 6.0 dalam pemilihan kepengurusan periode 2026.
Mochamad Irsyad (tengah, jaket merah marun) berfoto bersama pengurus dan anggota TDA Kediri usai resmi terpilih sebagai Ketua TDA Kediri 6.0. Kepengurusan baru membawa misi memperkuat kolaborasi bisnis, transformasi digital, serta membangun ekosistem pengusaha yang adaptif di Kediri. (Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kediri memasuki babak baru. Mochamad Irsyad resmi terpilih sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0, didampingi Imam Nawawi sebagai Sekretaris Daerah. Kepengurusan baru ini membawa misi memperkuat kolaborasi antaranggota sekaligus membangun ekosistem usaha yang lebih solid dan adaptif terhadap perkembangan bisnis.

Penetapan kepengurusan dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi selesai dilaksanakan. Proses pemilihan diawali dengan penyampaian visi dan misi oleh empat kandidat, dilanjutkan sesi diskusi serta tanya jawab sebelum penilaian dilakukan berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), surat keputusan organisasi, serta nilai-nilai yang dianut TDA.

Ketua Wilayah TDA Jatim 2 yang juga Ketua Panitia Seleksi, Galih Surya, menyebut seluruh proses berlangsung sesuai mekanisme organisasi dan berjalan kondusif berkat partisipasi seluruh anggota.

“Seluruh proses telah dilaksanakan dengan lancar. Kami mengucapkan selamat kepada Mochamad Irsyad sebagai Ketua Daerah TDA Kediri 6.0 dan Imam Nawawi sebagai Sekretaris Daerah TDA Kediri 6.0. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani,” kata Galih, Senin 20 Juli 2026.

Galih juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota TDA Kediri yang turut menjaga suasana tetap kondusif sepanjang proses pemilihan. Menurut dia, kekompakan organisasi menjadi modal penting bagi kepengurusan baru dalam menjalankan program kerja yang berdampak bagi anggota maupun masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Irsyad, TDA Kediri 6.0 mengusung visi menjadikan komunitas sebagai rumah bertumbuh bagi para pengusaha. Visi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem bisnis yang rukun, kompak, saling menguatkan, serta mampu menciptakan sinergi antarpelaku usaha.

Visi itu diterjemahkan ke dalam lima fokus utama, yakni memperkuat kolaborasi bisnis dengan anggota dan mitra strategis, membangun budaya mentoring serta regenerasi pengusaha, menghadirkan program edukasi yang sesuai kebutuhan anggota, mempercepat transformasi digital melalui penguatan pemasaran digital, dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan komunitas.

Sebagai implementasi program kerja, TDA Kediri 6.0 menyiapkan lima agenda unggulan. Mulai dari mempertemukan produsen dengan pemasar dalam skema kolaborasi bisnis, menggelar company visit ke berbagai sektor usaha, menyelenggarakan pelatihan digital marketing, menyusun program berdasarkan tingkat perkembangan bisnis anggota, hingga menggerakkan kampanye “Beli TDA Kediri” guna meningkatkan transaksi produk antar anggota.

Melalui kepengurusan baru tersebut, TDA Kediri diharapkan tidak sekadar menjadi wadah memperluas jejaring usaha. Lebih dari itu, komunitas ini diharapkan mampu melahirkan pengusaha yang saling menguatkan, cepat beradaptasi terhadap perubahan, dan berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kediri.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan