KEDIRI WartaTransparansi.com – Pemerintah Kabupaten Kediri kembali menggelar Pasar Murah Tahap II 2026 untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan yang diinisiasi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) bersama TP PKK Kabupaten Kediri itu dimulai di Desa Purwodadi, Kecamatan Ringinrejo, Selasa 1 September 2026.
Sejumlah kebutuhan pokok tersedia dalam pasar murah tersebut. Di antaranya telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, hingga produk olahan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Harga sejumlah komoditas dijual lebih rendah dibandingkan harga pasaran. Selisih harga berkisar Rp1.000 hingga Rp2.000. Kebijakan itu diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di Kabupaten Kediri.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri, Santoso, mengatakan kegiatan pasar murah perlu terus dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Selain membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi.
“Ini harus terus kita laksanakan agar masyarakat bisa merasakan dan membeli dengan harga murah dan inflasi bisa dikendalikan,” katanya, Kamis 3 September 2026.
Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja I Dyah Saktiana mengatakan TP PKK turut mendorong pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan melalui kegiatan pasar murah.
Menurut dia, pasar murah menjadi salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Utamanya masyarakat yang diperhatikan adalah warga yang kurang mampu dan lansia,” ujarnya.
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, TP PKK Kabupaten Kediri turut menyerahkan 200 paket suvenir kepada masyarakat. Paket tersebut berisi berbagai produk pabrik dan UMKM lokal.
Isi paket antara lain abon lele, telur asin, beras, minyak goreng, sarden, dan kecap. Pemberian paket tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat.
Pasar Murah Tahap II Kabupaten Kediri selanjutnya diharapkan dapat menjangkau masyarakat di wilayah lain. Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan pelaku UMKM sehingga kegiatan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi turut membuka ruang promosi bagi produk lokal.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kediri berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.(Adv/PKP/abi)







