banner 400x130
Hukrim  

CR-V Hantam Truk Mogok di Tol Malang–Pandaan, Lima Orang Tewas

PASURUAN, WartaTransparansi.com – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di ruas Tol Malang–Pandaan. Sebuah mobil Honda CR-V menabrak truk fuso yang sedang berhenti di bahu jalan akibat mogok di KM 72, wilayah Kecamatan Purwodadi,

Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/7/2026) malam. Peristiwa ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Honda CR-V bernomor polisi L 1720 CAY yang dikemudikan Iskhak (37), warga Jalan Sunan Ampel, Semampir, Kota Surabaya, membawa delapan penumpang yang masih satu keluarga. Mobil melaju dari arah Malang menuju Surabaya sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.

“Sesampainya di KM 72 wilayah Purwodadi, mobil oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan (guardrail). Kendaraan kemudian kembali oleng ke kiri dan menghantam bagian belakang truk fuso bernomor polisi AD 8827 YA yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami mogok,” ujar AKP Jauhar.

Truk tersebut dikemudikan Sukasdi (37), warga Desa Batok, Kecamatan Tukorejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Akibat benturan keras tersebut, lima orang meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni Iskhak (37) selaku pengemudi, Muffaroh (27), Hanifah (42), Hindun (40), serta Wahyuni Putri Permata (3). Seluruh korban merupakan satu keluarga asal Semampir, Surabaya. Jenazah para korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong.

Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka, yakni Wahyunia Putri Cahaya (3), Qoriatul Janah (7), Umrotul Hasanah (7), dan Zahra (7). Mereka mendapatkan perawatan di RS Citra Medika Pandaan dan RSUD Bangil.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah TKP dan evakuasi barang bukti untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

AKP Jauhar mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi batas kecepatan dan tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.

“Apabila merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera menepi dan beristirahat di rest area demi menghindari kecelakaan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Henry Sulfianto