banner 400x130

Menolak Mati, LGCB Akhirnya Rilis Full Album Perdana Setelah 23 Tahun Berkarya

Kelompok Musik LGCB kembali merilis album baru ditengah tahun 2026 setelah beberapa saat facum.
Penantian panjang akhirnya berbuah manis. Setelah lebih dari dua dekade berkarya, melewati pergantian personel, masa vakum, hingga berbagai dinamika internal, band rock lawas asal Surabaya, LGCB, resmi mengumumkan peluncuran full album perdana mereka di era digital pada 2026. Lagu Engine #5 didapuk sebagai single utama yang mewakili semangat album tersebut.

Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan LGCB. Bukan sekadar merilis karya baru, tetapi juga menjadi bukti bahwa band yang lahir dari skena rock bawah tanah Surabaya itu tetap bertahan dan terus berkarya meski sempat beberapa kali diterpa pasang surut.

LGCB berdiri pada 2003 dengan nama Let’s Go C’mon Baby. Namun, seiring waktu, publik Surabaya lebih akrab menyebut mereka dengan singkatan LGCB. Akronim tersebut kemudian resmi digunakan sebagai nama band setelah proses rebranding pada 2025.

Sejak awal, LGCB digawangi Anggie (vokal) dan Rizkie Obrut (bass) dengan mengusung musik rock bergaya old school yang dipadukan dengan nuansa vintage, punk rock, dan blues. Lirik-lirik mereka sederhana, lugas, bernuansa slengean, namun tetap kritis dalam mengangkat berbagai persoalan sosial sehari-hari.

Karakter pemberontak LGCB bahkan sudah terlihat sejak penampilan perdana mereka di sebuah resepsi pernikahan. Alih-alih membawakan lagu-lagu populer, mereka justru nekat memainkan karya ciptaan sendiri.

Selama lebih dari 20 tahun berkarya, LGCB telah melahirkan sejumlah rilisan. Pada 2005 mereka merilis mini album Let’s Go C’mon Baby dengan lagu andalan Koboi Django, yang dipasarkan secara independen melalui jaringan distro dan promosi dari mulut ke mulut.

Tujuh tahun kemudian, tepatnya pada 2012, LGCB kembali merilis mini album Joni Don’t Go setelah mengalami perubahan besar dalam formasi personel. Namun perjalanan band sempat terhenti ketika mereka memilih hiatus pada periode 2014 hingga 2017.

Semangat bermusik kembali menyala pada 2021 dengan peluncuran mini album repackage Obaat Gagal dalam format kaset pita edisi terbatas yang menghadirkan aransemen lagu-lagu lama dengan warna musik lebih berat. Setahun berikutnya, LGCB merilis single digital Bad Day Pasti Berlalu.

Kini, formasi LGCB diperkuat oleh Anggie (vokal), Rizkie (bass), Yoga (gitar), Gede (drum), dan Damis (gitar). Mereka kembali aktif meramaikan berbagai panggung musik di Surabaya dan sekitarnya dengan penampilan yang enerjik, liar, spontan, namun tetap mengedepankan semangat bersenang-senang.

Full album perdana yang telah lama dinantikan ini berisi sembilan lagu. Engine #5 dipilih sebagai single pembuka yang merepresentasikan karakter rock old school khas LGCB.

Bagi LGCB, album ini bukan hanya penanda perjalanan musikal, melainkan juga simbol keteguhan sebuah band independen yang berhasil bertahan melewati berbagai zaman. Setelah 23 tahun berkarya, mereka membuktikan bahwa semangat rock tak pernah padam dan tetap hidup di tengah perubahan industri musik. (*)