banner 400x130

Film Jangan Buang Ibu Jadi Pengingat Pentingnya Peran Ayah dan Ibu dalam Keluarga

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, , menegaskan bahwa ketahanan keluarga (family resilience) merupakan fondasi utama dalam membangun generasi bangsa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Gala Premiere film Jangan Buang Ibu di Pakuwon Mall Surabaya, Kamis (18/6/2026).

Menurut Khofifah, keluarga yang mampu bertahan, beradaptasi, dan saling menguatkan di tengah berbagai tantangan akan melahirkan sumber daya manusia yang tangguh sekaligus menjadi penopang peradaban bangsa yang kuat.

“Ketahanan keluarga sangat penting untuk membangun peradaban bangsa dan peradaban dunia. Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan bagi keluarga di Indonesia,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan bahwa family resilience merupakan kemampuan keluarga untuk bertahan dan bangkit saat menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Ia menilai nilai-nilai tersebut semakin relevan di tengah tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Sebagai contoh peran besar keluarga dalam membentuk kesuksesan anak, Khofifah mengangkat kisah  yang kerap menyebut ibunya sebagai sosok paling berjasa dalam perjalanan hidupnya.

Selain peran ibu, Khofifah juga menekankan pentingnya kehadiran ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan tema Hari Keluarga Nasional (Harganas) Jawa Timur 2026, yakni “Ayah Hadir Keluarga Harmonis untuk Mewujudkan Ketahanan Keluarga”.

Sementara itu, Produser Leo Pictures, Agung Saputra, mengatakan film Jangan Buang Ibu mengangkat kisah perjuangan seorang ibu yang mengabdikan hidupnya bagi anak-anaknya, namun harus menghadapi kesepian di usia senja. Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 25 Juni 2026.

Pada kesempatan itu, Khofifah bersama Agung Saputra dan aktris  juga menyerahkan penghargaan kepada 13 perempuan inspiratif atas dedikasi dan kontribusinya di berbagai bidang kehidupan. (*)

Penulis: Hidayati FirliEditor: Amin