Kediri  

Ribuan Calon Warga PSHT Kediri Long March, Implementasikan Ajaran Persaudaraan dan Budi Luhur

Calon warga perempuan PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun memegang spanduk acara Mlaku Bareng sambil membawa bendera merah putih dan atribut organisasi.
Sejumlah calon warga dan pengurus PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun membentangkan spanduk saat memulai kegiatan long march di kawasan Padepokan PSHT Kota Kediri, Minggu (17/5/2026). (Foto: Moch Abi Madyan).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Ribuan warga dan calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Kediri Pusat Madiun mengikuti kegiatan “mlaku bareng” atau long march di kawasan Padepokan PSHT Kota Kediri, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi implementasi ajaran organisasi yang menekankan nilai persaudaraan, persatuan, dan budi pekerti luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Sejak pagi, ribuan peserta tampak memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan atribut khas PSHT. Mereka berjalan bersama secara tertib dan kompak sambil membawa bendera organisasi serta Merah Putih. Suasana kebersamaan begitu terasa di sepanjang kegiatan berlangsung.

Acara itu turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya AKBP Edi Herwiyanto, Ketua IPSI Siswanto, serta jajaran pengurus PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah semangat peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai.

Kegiatan diawali dengan apel bersama dan gerakan pembukaan yang diikuti seluruh peserta. Setelah itu, peserta mendapatkan pengarahan dari pengurus PSHT Cabang Kota dan Kabupaten Kediri serta sambutan dari AKBP Edi Herwiyanto.

Dalam sambutannya, AKBP Edi Herwiyanto menegaskan pentingnya warga PSHT menerapkan nilai luhur organisasi dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, ajaran PSHT tidak hanya sebatas bela diri, tetapi juga membentuk karakter yang menjunjung persaudaraan dan persatuan bangsa.

“Sesuai dengan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate, yakni menjadi manusia yang berbudi luhur. Dan selalu mendukung serta bersinergi dengan bangsa, juga mengutamakan persaudaraan dan persatuan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, menyebut kegiatan “mlaku bareng” tersebut sebagai bentuk implementasi nilai “memayu hayuning bawono” yang diajarkan dalam organisasi.

Menurut Agung, kegiatan itu sekaligus menjadi cara menunjukkan kepada masyarakat bahwa warga PSHT mengedepankan kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan sosial.

“Karena ajaran PSHT mendidik manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah. Artinya, seorang warga PSHT diharapkan dapat membawa kedamaian dan manfaat bagi masyarakat,” kata Agung.

Di tengah terik matahari, para peserta tetap berjalan penuh semangat. Langkah demi langkah mereka menjadi simbol kuatnya solidaritas dan loyalitas terhadap organisasi. Tidak sedikit masyarakat yang turut menyaksikan jalannya kegiatan di sekitar lokasi.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Momentum tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara organisasi, aparat keamanan, dan masyarakat sekitar. PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun berharap seluruh warga dan calon warga terus menjaga nilai persaudaraan serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan masing-masing.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan