KEDIRI WartaTransparansi.com – Di tengah tuntutan pelayanan publik yang makin tinggi, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) agar tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi benar-benar mengabdi dengan penuh integritas.
Penegasan itu disampaikan saat pengambilan sumpah/janji 30 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pelantikan jabatan fungsional di Ruang Joyoboyo, Senin (20/04/2026), sebagai momentum penting untuk meneguhkan komitmen moral dan profesionalisme.
“Dengan dilaksanakan pengambilan sumpah/janji ini berarti Bapak Ibu mengemban amanah besar yang harus dilaksanakan penuh tanggung jawab. Sumpah/janji yang Bapak Ibu ucapkan tadi adalah bentuk komitmen baik secara moral maupun spiritual,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mbak Wali menekankan bahwa status sebagai ASN bukan hanya soal jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk mendahulukan kepentingan masyarakat dan negara di atas kepentingan pribadi. Ia juga mengingatkan pentingnya loyalitas, integritas, serta kemampuan bekerja secara profesional di tengah dinamika pelayanan publik.
Sebanyak 24 dari 30 PNS yang diambil sumpahnya juga dilantik dalam jabatan fungsional. Hal ini menunjukkan kebutuhan pemerintah daerah terhadap ASN yang tidak hanya administratif, tetapi juga memiliki kompetensi teknis sesuai bidangnya.
Lebih lanjut, wali kota termuda ini mengingatkan agar ASN senantiasa menjaga perilaku, menaati kode etik, serta terus meningkatkan kompetensi dan sinergi antarinstansi. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Qowimuddin, Pj Sekda Endang Kartika Sari, jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur BUMD, serta tamu undangan lainnya.(*)












