Malang  

UM–Cardiff University Latih Guru Al Maahira Malang, Dorong Pembelajaran Deep Learning Berbasis Riset

Workshop deep learning oleh Universitas Negeri Malang dan Cardiff University bersama guru Al Maahira IIBS Malang dalam peningkatan kualitas pembelajaran.
Suasana workshop Deep Learning dalam Pembelajaran yang digelar Universitas Negeri Malang bersama Cardiff University di Al Maahira International Islamic Boarding School, diikuti puluhan guru untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, 9 Maret 2026. (Foto: istimewa).

MALANG WartaTransparansi.com – Universitas Negeri Malang melalui Departemen Matematika FMIPA menggandeng Cardiff University dan Al Maahira International Islamic Boarding School menggelar workshop peningkatan kompetensi guru bertajuk Deep Learning dalam Pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Kegiatan ini berlangsung mulai 9 Maret hingga 18 April 2026 dalam format luring dan daring.

Program yang diinisiasi mahasiswa S3 Pendidikan Matematika UM ini diikuti 21 guru tingkat SMP-SMA unit putra Al Maahira. Workshop selama 32 jam pelajaran tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis deep learning, sejalan dengan target United Nations dalam Sustainable Development Goal 4 tentang pendidikan berkualitas.

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Susiswo, M.Si, menegaskan pentingnya pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam.

” Pembelajaran harus mengedepankan tiga prinsip utama, yakni mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan),” ujarnya dalam rilis tertulisnya, Selasa 14 April 2026.

Kegiatan perdana pada 9 Maret 2026 dilaksanakan secara tatap muka. Selain materi deep learning, peserta juga mendapatkan pelatihan coding dari Prof. Paul Harper bersama Denis Eka Cahyani. Dalam sesi tersebut, Prof. Paul menekankan pentingnya penguasaan coding untuk masa depan, sementara Denis menambahkan bahwa pembelajaran coding dapat dimulai dari aktivitas sederhana yang melatih pola pikir kritis dan sistematis tanpa harus langsung menggunakan perangkat digital.

Workshop ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan mata kuliah Global Sustainability and Social Responsibility. Tim pelaksana terdiri dari mahasiswa doktoral, yakni Guntur Maulana Muhammad, Nurita Primasatya, dan Yulia Haryono, dengan pendampingan dosen UM.

Rangkaian kegiatan akan ditutup pada 18 April 2026 dengan sesi lanjutan bertema Penelitian Tindakan Kelas dan publikasi hasil pada jurnal nasional terakreditasi. Melalui sesi ini, guru diharapkan mampu melakukan penelitian tindakan kelas secara sistematis serta mempublikasikan hasilnya.

Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah ini diharapkan terus berlanjut guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif serta meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan