Menyuarakan Hak Rakyat

Mudik Gratis Naik Kapal, Warga Jatim Pulang Kampung Lebih Tenang

TRADISI mudik selalu jadi momen yang paling ditunggu menjelang Lebaran. Bagi banyak perantau, pulang ke kampung halaman bukan sekadar perjalanan, tapi juga kesempatan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Tahun ini, ribuan warga Jawa Timur bisa pulang dengan lebih ringan berkat program mudik gratis dari pemerintah provinsi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 dengan moda transportasi kapal laut dari Pelabuhan Jangkar pada Minggu (15/3).

Suasana pelepasan berlangsung meriah. Dengan penekanan sirine oleh Gubernur Khofifah, perjalanan mudik gratis jalur laut resmi dimulai. Kapal-kapal tersebut membawa para pemudik menuju dua pulau tujuan, yakni Pulau Raas dan Pulau Sapudi.

Program mudik gratis jalur laut ini dijadwalkan sebanyak 12 kali pelayaran selama masa angkutan Lebaran. Setiap perjalanan mampu mengangkut sekitar 250 penumpang dan hingga 100 sepeda motor. Artinya, secara keseluruhan program ini menyiapkan kapasitas bagi 3.000 penumpang dan 1.200 kendaraan roda dua.

Bagi banyak warga kepulauan, fasilitas ini sangat berarti. Selain menghemat biaya perjalanan, mereka juga bisa membawa sepeda motor untuk digunakan di kampung halaman.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan pesan hangat kepada para pemudik. Ia berharap perjalanan mereka berjalan lancar hingga sampai ke rumah masing-masing.

“Selamat mudik, selamat libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga perjalanan panjenengan semua lancar, aman dan selamat sampai tujuan. Salam hangat untuk seluruh keluarga di rumah,” ujarnya.

Menurutnya, mudik adalah tradisi penting bagi masyarakat Indonesia. Setiap tahun, jutaan orang melakukan perjalanan jauh demi bisa merayakan Lebaran bersama keluarga. Karena itu, aspek keselamatan perjalanan harus menjadi prioritas utama.

Ia juga mengingatkan penumpang agar mematuhi aturan selama di kapal, serta meminta awak kapal dan otoritas pelabuhan memastikan seluruh standar keselamatan pelayaran terpenuhi.

Program mudik gratis ini sebenarnya tidak hanya melalui jalur laut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyiapkan fasilitas mudik gratis dengan bus bagi 9.320 warga dengan tujuan 20 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Rinciannya, sebanyak 4.000 orang diberangkatkan dari Surabaya menuju berbagai daerah di Jawa Timur. Kemudian 2.320 orang difasilitasi mudik gratis dari Jakarta menuju Jawa Timur. Sementara 3.000 orang lainnya menggunakan jalur laut dari Situbondo menuju pulau-pulau di wilayah Sumenep.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menyediakan layanan angkutan sepeda motor gratis. Program ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan motor untuk perjalanan jarak jauh yang berisiko tinggi selama arus mudik.

Bagi para peserta, program ini benar-benar terasa manfaatnya. Salah satunya Fatimah (45), pemudik tujuan Pulau Raas yang hampir setiap tahun memanfaatkan program ini.

Menurutnya, proses pendaftaran yang mudah serta biaya perjalanan yang bisa dihemat menjadi alasan utama ia selalu ikut program tersebut.

“Terima kasih Ibu Khofifa h sudah mengadakan mudik gratis seperti ini. Program ini sangat membantu kami yang ingin pulang kampung karena bisa menghemat biaya perjalanan. Semoga program ini terus ada setiap tahun,” ujarnya dengan penuh harap.

Bagi Fatimah dan ribuan pemudik lainnya, perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung. Ini adalah perjalanan pulang menuju kehangatan keluarga di hari raya. (min)