KEDIRI WartaTransparansi.com – Persik Kediri bertekad bangkit di hadapan pendukungnya sendiri saat menjamu Bali United pada pekan ke-19 Liga 1 2025/26 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (30/1/2026) pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi ujian berat bagi Macan Putih julukan Persik Kediri yang mengincar tiga poin setelah dua pertandingan terakhir belum membuahkan hasil maksimal.
” Saya menilai Bali United sebagai tim kuat dengan kualitas pemain mumpuni dan intensitas permainan tinggi. Ia memperkirakan lawan akan tampil agresif dengan tekanan tinggi, solid dalam bertahan, serta mampu menguasai permainan melalui pendekatan yang lebih posisional. Pernyataan tersebut disampaikan Marcos dalam konferensi pers jelang laga Persik Kediri kontra Bali United, Kamis 29 Januari 2026.
Marcos menegaskan timnya telah menyiapkan rencana permainan secara matang untuk menghadapi tekanan Bali United. Ia menyatakan fokus Persik tidak hanya tertuju pada kekuatan lawan, tetapi juga pada kesiapan internal tim.
“Seperti biasa, kami mencoba menganalisis tim yang kita hadapi. Kami menyiapkan rencana permainan untuk mencoba dan saya melihat pemain-pemain siap. Saya melihat pemain-pemain dengan persiapan mental dan taktik yang baik. Jadi ya, kita siap untuk mendapatkan tiga poin besok,” katanya.
Kabar positif datang dari kondisi dua pemain asing anyar Persik Kediri, Jon Toral dan Adrian Luna, yang dinyatakan siap memperkuat tim.
“Ya, mereka tersedia, mereka berlatih dengan baik. Mereka datang dari Liga India tanpa terlalu banyak latihan, tapi sekarang kondisi fisik mereka semakin membaik. Pada pertandingan terakhir mereka tidak bisa menjadi starter karena kondisi fisik belum cukup bugar,” ucap Marcos.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengevaluasi performa Persik pada dua laga terakhir yang dinilai menunjukkan perkembangan permainan meski hasil belum berpihak.
Meski demikian, Marcos menegaskan Persik Kediri terus menunjukkan perkembangan dari pekan ke pekan. Ia menyebut timnya selalu berusaha tampil lebih baik setiap minggu, meskipun terkadang dihadapkan pada situasi yang tidak beruntung dan sulit dikendalikan.
Namun, menurutnya, hal-hal yang masih bisa dikendalikan harus terus diperbaiki. Marcos mengakui ada rasa kecewa, tetapi ia menegaskan timnya tidak semata-mata menyalahkan nasib buruk atas hasil yang diraih
“Kami juga mencoba melihat bagaimana kami bisa melakukannya dengan lebih baik. Jadi tim ini terus berkembang dan setiap minggu akan menjadi lebih baik lagi. Dan kami menyadari hal itu,” tegasnya.
Optimisme juga disampaikan pemain Persik Kediri Francisco Pereira Carneiro. Ia menegaskan seluruh pemain siap menghadapi laga dengan intensitas tinggi.
“Seperti yang dikatakan Coach, kita sudah tahu apa adalah titik kuat Bali. Kami sudah siap untuk permainan. Kami sudah siap. Setiap orang di dalam ruang perubahan memiliki pikiran yang baik untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya.
Pemain yang akrab disapa Kiko menegaskan target Persik adalah meraih kemenangan di kandang. “Kami pergi ke dalam permainan untuk mendapatkan tiga poin. Untuk memberikan tiga poin ini juga kepada pendukung. Dan ini adalah yang paling penting bagi kami. Esok adalah permainan yang sangat intensif. Kami ingin menang. Dan ini adalah yang paling penting. Jika kita berjuang, kita akan lebih dekat dengan kemenangan,” katanya.
Pada pertemuan pertama musim ini, Agustus 2025 lalu, Persik Kediri dan Bali United bermain imbang 1-1. Gol Boris Kopitovic kala itu menyelamatkan Bali United dari kekalahan.(*)











