SURABAYA – Lima puluh lima lulusan hafal 30 juz, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah Surabaya, diwisuda Ustadz Dr Adi Hidayat Lc MA (Pembina Yayasan Ibadurrahman Surabaya), KH Muhammad Shaleh Drehem, Ketua DewanPembina Yayasan Ibadurrahman Surabaya), Ahad (8/11/2026) di Grand Empire Palace Ballroom Surabaya, Jl Blauran Surabaya.
Dr Shobikhul Qisom MPd MAg, Ketua STIDKI AR RAHMAH Surabaya, menjelaskan bahwa selama 11 tahun, total sudah meluluskan 222 lulusan, dan berhidmah di 190 masjid, termasuk di luar negeri, termasuk di Jepang.
“Kami semua bersyukur karena Tabligh Akbar dan Wisuda ke-7 ini, semua dalam rangka berdzikir dan bersyukur kepada Allah SWT karena mentakdirkan anak-anak mahasiswa, dan santri yang sudah lulus hafal Al Qur’an, semua untuk membangun bangsa dan negara di seluruh pelosok,” katanya, Ahad (8/11/2026).
Dr Shobikhul Qisom MPd MAg, menegaskan, dari seluruh alumni, 22 alumni berkiprah di luar negeri, “Khusus wisuda ke-7, ada 2 wisudawan dari Jepang atau berhidmah di Jepang,” tandas Shobikhul.
Dia menjelaskan, sistem pendidikan di STIDKI Ar Ramhah, sangat membahagiakan karena sistem pengajaran kolaborasi, perguruan tinggi, pesantren, “Mudah-mudahan tahun ini dapat mengirimkan lulusan kita 10 lulusan ke Australia,” harapnya.
Tabligh Akbar dan Wisuda ke-7 STIDKI Ar Rahmah, juga dihadiri lulusan yang sudah berkidmah di NTT, Maluku Utara, Papua, mereka tidak sendirian membangunnya, karena bersama keluarga besar STIDKI Ar Rahmah, khususnya dari pendiri dan pembina, Nurul Hayat, Lembaga Manajemen Infak LMI, Lembaga Yayasan Al Falah, Baitul Mal Ar Rahmah, dan donatur lainnya terus membangun untuk kemaslahatan bangsa dan negara.
KH Dr Hasan Ibaidillsh SHI MSI, Sekretaris Kopertis VII, setiap saya menghadiri STIDKI AR RAHMAH Surabaya, dihadiri ulama dan guru besar, disamping menghafalkan Al Qur’an, juga dibekali ilmu-ilmu lain yang dibutuhkan masyarakat.
“Konsentrasi sebagai ilmu komunikasi Islam dan dakwah, dan saya mendukung prodi ilmu Al Qur’an dan Tafsir, apalagi lulusannya sebagai pejuang agama yang mengabdi di seluruh musantara,” katanya.
Acara juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh olahraga Ahmad Riyadh UB PhD, (exco PSSI) termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anis Matta, sejumlah guru besar dari berbagai univeristas. (Jt)







