banner 400x130

Korlantas Polri Perkuat Kesiapan Pengamanan Nataru 2026/2027

Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menyampaikan kesiapan pengamanan Nataru 2026-2027 dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperkuat kesiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) melalui koordinasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar selama periode libur akhir tahun.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menekankan pentingnya kesiapan personel, keselamatan transportasi, serta koordinasi antarlembaga. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (2/11/2026).

“Operasi Lilin itu operasi terpusat, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas. Jadi, itu yang mengedepankan kegiatan preemtif maupun preventif, dan bisa menjawab semua yang disampaikan pada saat rakor,” ujarnya dikutip Selasa (3/11/2026)

Aries menjelaskan, pelaksanaan Operasi Lilin membutuhkan kerja sama berbagai pihak karena pengamanan tidak hanya berkaitan dengan lalu lintas. Koordinasi diperlukan untuk memastikan kesiapan pelayanan dan langkah pencegahan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Selain kesiapan personel, Aries mendorong percepatan penyelesaian Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan lalu lintas dan angkutan. Kepastian aturan tersebut diperlukan agar perusahaan transportasi dan logistik dapat menyesuaikan jadwal operasional lebih awal.

Menurutnya, pengaturan sejak dini dapat mengurangi potensi gesekan saat pembatasan kendaraan angkutan barang mulai diberlakukan. Salah satu perhatian utama adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu.

Pemberlakuan pembatasan tersebut membutuhkan kepastian waktu dan sosialisasi kepada pihak terkait. Dengan demikian, perusahaan dapat menyesuaikan aktivitas tanpa mengganggu kelancaran perjalanan masyarakat selama libur Nataru.

Kakorlantas juga menyoroti perlunya simulasi pengaturan lalu lintas pada sejumlah infrastruktur dan jalur transportasi. Simulasi mencakup Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan, ruas Yogyakarta–Solo, serta penyeberangan Ciwandan–Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Aries menyebut, kesiapan berbagai jalur tersebut perlu diuji untuk memastikan skenario pengaturan lalu lintas berjalan optimal. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun.

Pengamanan Natal dan Tahun Baru juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kesiapan pelayanan sebelum arus mudik Lebaran 2027. Volume kendaraan saat Lebaran diperkirakan meningkat jauh lebih besar dibandingkan periode libur akhir tahun.

“Karena nanti ujian sebenarnya kita adalah dua bulan berikutnya kita akan menghadapi Lebaran. Akan terjadi peningkatan yang berkali-kali lipat dibandingkan pelaksanaan Nataru itu sendiri,” katanya.

Aries menegaskan, hasil koordinasi dan simulasi diharapkan memperkuat kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat. Korlantas Polri berkomitmen menghadirkan pengamanan dan pelayanan terbaik agar perjalanan selama Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan berkeselamatan. (fri)

Editor: Wetly