SURABAYA – Partai Golkar Jawa Timur memperkuat agenda regenerasi kepemimpinan melalui Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) Tingkat I Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar di Gedung DPD Golkar Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (5/9/2026).
Diklatda yang berlangsung hingga Minggu (6/9/2026) itu diikuti perwakilan pengurus dari 38 Pengurus Daerah (PD) AMPG kabupaten/kota se-Jawa Timur. Forum tersebut diarahkan bukan sekadar meningkatkan kapasitas kader, tetapi menjadi bagian dari strategi politik Golkar menyiapkan generasi penerus kepemimpinan partai.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan AMPG harus menjadi ruang strategis untuk melahirkan kader-kader muda yang kelak mengisi posisi kepemimpinan politik, baik di legislatif maupun eksekutif.
“Pikiran DPD Golkar Provinsi ini, AMPG harus menyiapkan anak-anak muda sebagai generasi penerus kepemimpinan Partai Golkar. Siapa tahu nanti lahir calon kepala daerah, anggota DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, atau bupati,” ujar Ali Mufthi di sela kegiatan.
Menurut Ali, proses kaderisasi harus dibarengi dengan penguatan soliditas organisasi. Para kader muda diminta tetap bergerak dalam koridor doktrin Karya Kekaryaan serta menjaga kebersamaan di tengah dinamika politik.
“Kadang-kadang gerakan manuver ini keluar dari koridor kebersamaan dan nilai yang menjadi kaidah Partai Golkar, sehingga mengurangi soliditas. Golkar itu harus satu dan solid, karena kekuatan Golkar ada di struktur organisasinya,” tegasnya.
Ali menilai soliditas struktur menjadi modal penting bagi Golkar dalam menjalankan agenda politik sekaligus program sosial kemasyarakatan. Karena itu, kaderisasi AMPG tidak hanya diarahkan pada pemahaman organisasi dan kepemimpinan, tetapi juga penguatan keterlibatan pemuda di tengah masyarakat.
Program olahraga, pelatihan kepemimpinan, Jumat Berkah hingga kegiatan tanggap bencana, menurut dia, merupakan bagian dari implementasi doktrin kekaryaan yang harus melekat pada kader muda Golkar.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat AMPG, Said Aldi Al Idrus, mengatakan Diklatda di Jawa Timur merupakan kegiatan tingkat daerah kedua yang digelar secara nasional sejak kepengurusan PP AMPG dilantik Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Said Aldi menyebut agenda tersebut menjadi bagian dari instruksi partai untuk memperluas basis kader muda melalui AMPG.
“Kami diinstruksikan oleh Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia untuk merekrut dua juta kader muda melalui AMPG. Diklat hari ini di Jawa Timur adalah diklat kedua di Indonesia,” kata Said Aldi.
Ia mengapresiasi langkah DPD Golkar Jawa Timur yang menargetkan keterlibatan pemuda hingga 40 persen dalam struktur kepengurusan di wilayah tersebut.
Target itu, lanjut Said Aldi, menjadi sinyal bahwa Partai Golkar mulai menempatkan generasi muda sebagai salah satu kekuatan utama dalam regenerasi politik dan organisasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua PD AMPG Jawa Timur, Adiel Muhammad Kanantha, menambahkan Diklat Dasar I AMPG tingkat kabupaten/kota tersebut merupakan diklat AMPG tingkat provinsi kedua di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan atas mandat PP AMPG bersama DPD Partai Golkar Jawa Timur.
Adiel mengatakan konsep pendidikan dirancang inklusif dan interaktif dengan menyesuaikan karakter generasi muda, khususnya Generasi Z. Peserta didorong aktif berdiskusi sekaligus mengasah pola pikir dan kemampuan kepemimpinan.
“Peserta telah melalui proses pendaftaran, penulisan esai, hingga wawancara. Di akhir diklat, akan ada penilaian langsung dari tim ahli PP AMPG dan Badiklat PP AMPG,” ujarnya.
Ia berharap kader yang mengikuti pendidikan tersebut mampu membawa pengetahuan dan pengalaman ke daerah masing-masing untuk memperkuat kaderisasi, menggerakkan organisasi, serta memperluas peran pemuda sebagai motor penggerak Partai Golkar.
Peserta akan mendapatkan tujuh materi pokok selama pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tersebut. (*)







