KEDIRI, WartaTransparansi.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Kediri mengerahkan puluhan pemuda lintas organisasi untuk mengarak bendera Merah Putih raksasa dalam kirab akbar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Aksi nyata ini digelar untuk mempertebal jiwa nasionalisme sekaligus memicu generasi muda mengikis ego sektoral demi kemajuan daerah.
Sebanyak 30 perwakilan pengurus DPD KNPI Kota Kediri melebur bersama ratusan relawan dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP). Barisan pemuda tersebut bahu-mahu membentangkan bendera raksasa berukuran 40 meter x 60 meter menyusuri rute protokol sepanjang kurang lebih 7 kilometer.
Arak-arakan dimulai dari halaman Balai Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmat, melintasi Jembatan Brawijaya yang membelah Sungai Brantas, dan berakhir di kawasan wisata Goa Selomangleng.
Selanjutnya, kain Merah Putih tersebut dibawa mendaki untuk dikibarkan di puncak tebing Gunung Klotok pada ketinggian 536 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad, menegaskan bahwa keterlibatan aktif ini merupakan representasi konkret dari rasa cinta tanah air generasi muda di era modern.
“Pada memperingati HUT RI ke-81, KNPI ikut berpartisipasi dalam kegiatan kirab bendera raksasa. Kami mengirimkan 30 peserta yang melibatkan beberapa OKP, ada LDII [Lembaga Dakwah Islam Indonesia], IPNU [Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama], IPM [Ikatan Pelajar Muhammadiyah], dan lainnya. Ini salah satu bentuk memperdalam jiwa nasionalisme, cinta pada Indonesia, cinta pada negeri ini,” ujarnya, Minggu 16 Agustus 2026.
Aktivis yang akrab disapa Bung Ibad menjelaskan, refleksi kemerdekaan bagi generasi muda masa kini telah mengalami pergeseran paradigma. Pemuda saat ini tidak lagi diuji oleh perjuangan fisik mengangkat senjata melawan penjajah, melainkan dituntut adaptif menghadapi percepatan arus globalisasi dan modernisasi yang dinamis.
Kondisi zaman mengharuskan pemuda lokal mengambil peran aktif sebagai motor penggerak masyarakat, bukan sekadar menjadi penonton di daerah sendiri. Oleh karena itu, kolaborasi lintas organisasi menjadi krusial untuk menghadapi tantangan zaman.
“Pemuda di era ini banyak tantangannya, di antaranya egosentris harus kita kikis. Kita harus bergeser lebih ke sosial, lebih ke entrepreneur, jiwa nasionalisme, dan kepemimpinan. Itu mungkin makna hari kemerdekaan saat ini,” tegas Bung Ibad.
Kirab bendera raksasa tahunan yang digelar kolaboratif bersama Pemerintah Kota Kediri ini berjalan khidmat dan memicu antusiasme warga yang memadati sepanjang jalur pawai. Melalui momentum ini, KNPI Kota Kediri berharap nilai-nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemandirian ekonomi dapat terus mengakar kuat dalam sanubari generasi muda di Kota Kediri.(*)







