SURABAYA, WartaTransparansi.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merotasi enam pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pengambilan sumpah, pelantikan, dan serah terima jabatan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/7/2026).
Khofifah menegaskan, rotasi tersebut dilakukan untuk memperkuat efektivitas organisasi sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan optimal sesuai kebutuhan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa seluruh perpindahan jabatan kali ini merupakan rotasi murni, bukan promosi.
Enam pejabat yang dilantik yakni
1. R. Heru Wahono Santoso sebagai Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim.
2. Dr. Iwan sebagai Kepala Bappeda Jatim
3. Budi Raharjo sebagai Kepala Bakorwil Jember.
4. I Nyoman Gunadi sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air.
5. Arif Endro Utomo sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya.
6. MHD. Aftabuddin Rijaluzzaman sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.
Khofifah mengatakan, sejumlah jabatan yang ditinggalkan sementara akan diisi pelaksana tugas hingga proses pengisian pejabat definitif selesai. Ia berharap tidak ada penurunan kualitas pelayanan meski beberapa pejabat masih menjalankan tugas ganda.
Dalam arahannya, Khofifah juga meminta seluruh perangkat daerah mempercepat digitalisasi layanan publik, terutama perizinan, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi.
Di tengah penyesuaian anggaran, ia menegaskan kualitas output dan outcome program harus tetap terjaga melalui inovasi, creative financing, serta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
(fir/min)







