banner 400x130
Kediri  

KONI Kota Kediri Gaspol Menuju Porprov Jatim 2029, Andalkan Venue dan Sport Tourism

Paparan kesiapan Kota Kediri menjadi calon tuan rumah Porprov Jawa Timur 2029 dalam Rakerprov KONI Jatim di Surabaya dengan menampilkan Stadion Brawijaya sebagai salah satu venue utama.
Perwakilan KONI Kota Kediri memaparkan kesiapan venue olahraga dan infrastruktur pendukung saat mengajukan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah Porprov Jatim XI Tahun 2029 dalam Rakerprov KONI Jawa Timur di Surabaya. (Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – KONI Kota Kediri resmi menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur XI Tahun 2029. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur di Surabaya, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan ini sekaligus menandai langkah serius Kota Kediri dalam memburu status tuan rumah ajang olahraga terbesar di Jawa Timur.

Kota Kediri tidak hanya menawarkan kesiapan venue olahraga, tetapi juga mengusung konsep sport tourism yang diyakini mampu memberikan dampak luas bagi daerah. Dukungan pemerintah daerah, fasilitas penunjang yang memadai, serta pengalaman menggelar berbagai event olahraga menjadi modal utama yang dibawa KONI Kota Kediri dalam pencalonan tersebut.

Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menegaskan Porprov Jatim memiliki nilai strategis yang jauh melampaui arena pertandingan.

“Muara dari sport tourism adalah Porprov Jatim, karena kita akan melihat bagaimana kota dipenuhi oleh atlet dan pelatih yang membela daerahnya masing-masing. Roda perekonomian akan berputar mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata,” ujar Koko dalam rilis tertulisnya.

Menurutnya, pengajuan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah telah melalui proses panjang dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kediri. Sebelum dibawa ke forum Rakerprov, KONI Kota Kediri terlebih dahulu berkoordinasi dengan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati terkait kelengkapan administrasi dan surat kesediaan menjadi tuan rumah.

Di hadapan peserta Rakerprov, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Kediri, Deddy Setyawan Priambodo, memaparkan berbagai kesiapan yang dimiliki Kota Kediri. Mulai dari venue olahraga, hotel dan penginapan, layanan kesehatan, akses transportasi hingga potensi wisata yang dapat mendukung pelaksanaan Porprov.

“Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri, kami menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029,” tegas Deddy.

Sementara itu, Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, mengungkapkan penjajakan untuk menjadi tuan rumah sebenarnya sudah dimulai sejak Oktober 2025. Saat itu, KONI Kota Kediri mulai berkomunikasi dengan KONI Jawa Timur dan mempelajari kesuksesan penyelenggaraan Porprov di Malang Raya.

“Sebenarnya sejak tahun lalu kami sudah melakukan penjajakan dengan KONI Jatim dan KONI Malang untuk berdiskusi mengenai banyak hal, mulai dari kesiapan venue hingga dampak ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan Porprov,” terang Rino.

Sebagai tindak lanjut, KONI Kota Kediri melakukan studi ke Kota Malang dan Kabupaten Malang, mendata seluruh venue olahraga, serta menggelar sejumlah Focus Group Discussion (FGD) guna menyelaraskan konsep Porprov dengan program Kediri City Tourism.

“Akhirnya setelah melewati seluruh tahapan tersebut, KONI Kota Kediri mendapatkan restu dari Ibu Wali Kota untuk menyampaikan kesediaan menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029,” imbuhnya.

Dalam perebutan status tuan rumah Porprov Jatim XI Tahun 2029, Kota Kediri akan bersaing dengan Kabupaten Jember dan Kabupaten Kediri. Namun, KONI Kota Kediri optimistis kombinasi infrastruktur olahraga, dukungan pemerintah daerah, dan potensi sport tourism menjadi kekuatan utama untuk memenangkan kepercayaan KONI Jawa Timur.

Jika terpilih, Porprov Jatim 2029 tidak hanya menjadi panggung lahirnya prestasi atlet, tetapi juga momentum memperkuat citra Kota Kediri sebagai destinasi wisata olahraga dan pusat pertumbuhan ekonomi berbasis event olahraga di Jawa Timur.(*)

Penulis: Moch Abi Madyan