banner 400x130

Khofifah Raih Dua Top Regional Leader Awards 2026 atas Kinerja Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Dahlan Iskan

JAKARTA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima dua penghargaan sekaligus dalam ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang berlangsung di Hotel JW Marriott Jakarta, Kamis (11/6). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Penghargaan berupa piala dan piagam diserahkan langsung oleh pendiri Disway Group, Dahlan Iskan. Khofifah menerima penghargaan pada kategori Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Penguat Ketahanan Pangan Nasional.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilainya telah bekerja keras dan terus berinovasi di tengah tantangan fiskal daerah, termasuk berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurutnya, pengurangan TKD tidak boleh menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu untuk meningkatkan inovasi pembiayaan melalui berbagai skema creative financing guna mengoptimalkan pendapatan daerah.

“Yang harus kita bangun adalah positif thinking. Pengurangan TKD jangan dilihat sebagai beban, tetapi menjadi peluang untuk melakukan penyesuaian dan inovasi,” ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, salah satu strategi yang dijalankan Pemprov Jawa Timur adalah mengoptimalkan potensi unit pelaksana teknis pada setiap organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan efisiensi dan memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, program misi dagang antardaerah maupun luar negeri juga terus diperkuat untuk memperluas konektivitas ekonomi dan membuka pasar baru bagi pelaku usaha.

Di bidang ketahanan pangan, Khofifah menegaskan posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional masih sangat kuat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Juni 2026, Jawa Timur menjadi provinsi dengan potensi produksi padi terbesar nasional pada periode Januari–Juli 2026.

Potensi produksi padi Jawa Timur diproyeksikan mencapai 7,71 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 5,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7,30 juta ton GKG. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur di posisi teratas, melampaui Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Khofifah menegaskan capaian tersebut menunjukkan Jawa Timur tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menuju kedaulatan pangan berkelanjutan.

Disway Top Regional Leader Awards 2026 merupakan ajang penghargaan perdana yang diberikan kepada kepala daerah di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Penulis: Amin IstighfarinEditor: Amin Istighfarin