banner 400x130

PMI Kota Sukabumi Tiru Inovasi Banyuwangi, Program Rumah Tahan Gempa Jadi Perhatian Utama

PMI Kabupaten Banyuwangi menerima tamu dari PMI Sukabumi pada Jumat (12/6/2026)

BANYUWANGI – Keberhasilan PMI Kabupaten Banyuwangi dalam mengembangkan program kemanusiaan berbasis pemberdayaan masyarakat menarik perhatian PMI Kota Sukabumi. Salah satu program yang menjadi fokus pembelajaran adalah Model Rumah Aman Gempa (Retrofitting) yang dikembangkan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Untuk mempelajari lebih dalam berbagai inovasi tersebut, PMI Kota Sukabumi melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke PMI Kabupaten Banyuwangi, Jumat (12/6/2026). Rombongan diterima di Markas PMI Kabupaten Banyuwangi dan berdiskusi mengenai sejumlah program unggulan yang telah menjadi rujukan di tingkat nasional.

Wakil Ketua PMI Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Nurhadi, MM, memaparkan berbagai strategi yang diterapkan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kerja PMI. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan berbagai program kemanusiaan tidak lepas dari kolaborasi yang kuat antara PMI, pemerintah daerah, relawan, dunia usaha, dan masyarakat.

Selain program Retrofitting atau penguatan rumah agar lebih tahan terhadap risiko gempa, PMI Banyuwangi juga memperkenalkan sejumlah program unggulan lainnya, seperti bakti sosial pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis yang rutin digelar dua kali setiap tahun, bantuan pembuatan dan pemasangan kaki palsu, bedah rumah bagi warga kurang mampu, serta pengelolaan pelayanan donor darah yang mampu menjaga stabilitas ketersediaan darah bagi masyarakat

Sekretaris PMI Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, MAP, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kunjungan PMI Kota Sukabumi. Ia juga memperkenalkan Banyuwangi sebagai daerah yang terus berkembang dan dikenal sebagai “Sunrise of Java”, dengan potensi wisata, budaya, dan kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Sukabumi, drh. H. Suranto Sumowiryo, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memperluas wawasan dan berbagi pengalaman terkait tata kelola organisasi, pelayanan kepalangmerahan, pengelolaan donor darah, pelaksanaan Bulan Dana PMI, serta berbagai program kemanusiaan yang telah berhasil dijalankan PMI Banyuwangi.

“Kami melihat banyak praktik baik yang dapat menjadi referensi untuk penguatan organisasi dan pelayanan PMI di Kota Sukabumi. Terutama terkait pengelolaan program kemanusiaan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas,” ujarnya.

PMI Kota Sukabumi juga mengapresiasi keterbukaan PMI Banyuwangi dalam berbagi pengalaman dan inovasi. Hasil kaji banding ini diharapkan dapat menjadi bahan pengembangan program, khususnya dalam meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pelaksanaan Bulan Dana PMI serta memperkuat layanan kemanusiaan di Kota Sukabumi.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, rombongan meninjau langsung Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banyuwangi untuk melihat sistem pelayanan dan pengelolaan stok darah. Mereka juga mengunjungi Model Rumah Aman Gempa (Retrofitting) di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, sekaligus bersilaturahmi dengan anggota Satuan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) setempat.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua PMI untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta memperluas manfaat program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.(*)

Penulis: Nur MuzayyinEditor: Amin Istighfarin