SIDOARJO, Wartatransparansi.com – Sabtu pagi pukul 08.00 di Dome H. Kusnan dilaksanakan Pelepasan Peserta Didik Kelas XII dengan jumlah 449. Acara dipimpin oleh Plt. Kepala MAN, Drs. H. Achmad Saifullah, M.Pd.I dengan didampingi seluruh Wakil Kepala Madrasah dengan suasana penuh khidmat dan bangga.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Achmad Yunus Arbiyan, M.Pd., dengan khusuk menbacakan Surat Keputusan Kepala Madrasah tentang siswa-siswi yang dinyatakan lulus. Sebanyak 16 siswa-siswi terbaik berhak menerima hadiah penghargaan dari madrasah atas prestasi yang telah dicapai, diantaranya Siswa Terbaik Angakatn 47, Terbaik Riset, Terbaik Tahfidz, dan Terbaik Pondok Pesantren. Semua siswa-siswi terbaik didampingi orang tua menerima slempang penghargaan dari Plt. Kepala Madrasah.
Drs. H. Achmad Saifullah, M.Pd.I., Plt. Kepala MAN Sidoarjo menyampaikan bahwa kelulusan 100% ini tidak lepas dari jerih payah orang tua dan jerih payah seluruh dewan guru. Sesuai dengan Firman Allah Subhanahu wa Ta’alaa adalah _Rabbi Habli Minas Shalihin_, yakni orang tua pasti mengharapkan dan mendoakan anaknya menjadi anak yang sukses di dunia dan di akhirat kelak. “Seluruh siswa-siswi punya prestasi di bidang masing-masing, tapi tetaplah membaca Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah salah satu kunci keberhasilan kalian.” Pesan Bapak Saifullah. Allah juga berfirman, lanjut beliau, sesuai ayat _Iqra Bismi Rabbikalladzi Khalaq_, ayat ini berarti memerintahkan agar kita terus belajar. Beliau tak lupa mendoakan semoga seluruh siswa-siswi angakatan 47 diterima di Perguruan Tinggi dan menjadi manusia yang sukses dan bermanfaat.
Secara simbolis Bapak Plt. Kepala MAN Sidoarjo melepas jaket almamater seorang siswa, yakni Nabil Hanif (Ketua OSIS Periode 2024/2025), diikuti oleh seluruh siswa-siswi yang hadir, sehingga semuanya berubah mengenakan baju putih, dengan harapan semua menjadi manusia yang kembali suci siap menuju masa depan yang baik.

Bapak Nanang Hermawan, perwakilan wali murid menyampaikan rasa terima kasih kepada bapak dan ibu Guru dan madrasah atas segala bimbingan dan kesabaran serta doa yang terus dilangitkan untuk anak-anak. “Anak-anak kami hari tumbuh bukan hanya dengan ilmu, melainkan dengan adab dan akhlak.” Tutup Bapak Nanang.
Acara kemudian diakhiri oleh doa yang disampaikan oleh Bapak Drs. Ahmad Fauzi, M.Pd. (*)






