Aliansi Rakyat Banyuwangi Desak Pemkab Banyuwangi Dukung Proses Hukum Libatkan Warga Rusia

Bnyuwangi, Wartatransparansi.com – Aliansi Rakyat Banyuwangi (ARB) gelar aksi demo di depan Pendopo Sabha Swagata Blambangan dan kantor Pemerintah kabupaten Banyuwangi. Mendesak pemerintah mendukung proses hukum yang melibatkan warga negara asing dari Rusia dengan warga lokal, Kamis (16/4/2026).
Mujiono selaku ketua ARB di hadapan wartawan mengatakan gerakan aksi adalah bentuk solidaritas atas korban dugaan penganiayaan yang menimpa warga Banyuwangi seorang pemilik soundsystem.
“Kedatangan kami (aksi) adalah bentuk solidaritas terhadap adanya dugaan korban penganiayaan yang dilakukan oleh warga asing asal Rusia, ia berharap agar kepolisian tetap tegas, adil, presisi, dan tidak tergoyahkan, meski ada intervensi dari manapun,” tegas Muji Mandar juga panggilan Ketua ARB.
Lebih lanjut, Muji Mandar berharap ada dukungan penuh dari pemerintah setempat terhadap peristiwa tersebut yang sudah di laporkan ke polisi. Dirinya menegaskan agar pemkab Banyuwangi tidak ada keberpihakan kepada pihak asing. Harus peduli kepada rakyatnya.
“Kami tegaskan agar pemkab Banyuwangi tidak berpihak kepada warga asing, tidak ada kong kali kong terhadap kasus yang melibatkan warga Rusia dan warga lokal seorang pemilik soundsystem, pemerintah harus peduli kepada rakyatnya sendiri,” tandasnya.
Sebagai informasi, Suro Hadinoto (56), pemilik soundsystem yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh warga negara asing asal Rusia, Andrei Fadeev. Hari ini Ketua ARB juga menyebutkan Kedutaan Besar Rusia datang di pendopo blambangan Banyuwangi. (*).







