Warga Blitar Tewas Menggantung Akibat Terlilit Sarung di Pohon Jambu

BLITAR, WartaTransparansi.com – Warga Kecamatan Ponggok, Blitar digegerkan dengan penemuan mayat gantung diri, Jumat (13/02/2026) pagi. MN (46), buruh harian lepas, mengakhiri hidup dengan cara mengenaskan di belakang rumah.

Saksi pertama, Semiati (53), tante korban, menceritakan momen mencekam saat membuka warung sekitar pukul 07.00 WIB. Biasanya, korban rutin membantu sejak pukul 04.00 WIB. Namun pagi itu, ia tak kunjung datang.

“Saya cari ke belakang rumah, beliau sudah dalam kondisi tergantung di pohon jambu biji pakai sarung, menghadap ke barat,” ujar Semiati.

Panik, Semiati berteriak memanggil Yualimah dan membangunkan Jefri, saudara korban. Jefri segera meminta tolong kepada tetangga, Malik dan Mul, untuk menurunkan korban. Sayang, nyawa MN tak tertolong.

Tim gabungan dari Polsek Ponggok, Satreskrim, Inafis Polres Blitar Kota, Koramil, dan petugas Puskesmas Ponggok tiba di lokasi tak lama kemudian. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim medis mendapati ciri khas kasus gantung diri pada kondisi dubur dan kemaluan korban.

Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim ke TKP untuk olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi.

“Dari pendalaman, korban ternyata pernah berupaya bunuh diri delapan bulan lalu, tetapi keluarga berhasil mencegah,” ungkap Samsul.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu sarung, kaos hitam, dan celana jeans pendek biru. Keluarga korban dengan tegas menolak proses autopsi. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan resmi yang diketahui perangkat desa.

“Kami ikhlas, ini musibah,” ucap salah satu anggota keluarga di lokasi. (*)